Bangkit dari Balik Tembok: Semangat Nasionalisme Menggema di Lapas Narkotika. Muara Beliti pada Harkitnas 2026.

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme menyelimuti lapangan utama Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Rabu (20/05/2026). Di tengah keterbatasan ruang pemasyarakatan, gema semangat kebangkitan justru terasa semakin kuat saat upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 digelar dengan penuh penghormatan dan makna mendalam.

Tidak hanya diikuti pejabat struktural dan pegawai, upacara tersebut juga melibatkan warga binaan pemasyarakatan yang berdiri tegap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pemandangan itu menjadi simbol kuat bahwa rasa cinta tanah air dan semangat persatuan tetap tumbuh, bahkan dari balik tembok lembaga pemasyarakatan.

Momentum Harkitnas tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

Dalam amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang disampaikan melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Taufik,
mewakili Kepala Lapas Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si, ditegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian.

Persatuan, disiplin, dan tanggung jawab disebut sebagai modal utama menghadapi tantangan bangsa di era modern. Seluruh jajaran pemasyarakatan diajak memperkuat profesionalisme serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas dan nilai kemanusiaan.

“Semangat kebangkitan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan masa lalu, tetapi bagaimana seluruh elemen bangsa mampu bangkit menghadapi perubahan zaman dengan integritas dan daya saing tinggi,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Pesan kebangkitan nasional juga diarahkan kepada warga binaan. Kehadiran mereka dalam upacara menjadi lambang bahwa setiap individu tetap memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki diri, dan menata masa depan yang lebih baik. Dari balik tembok lapas, semangat untuk bangkit terus ditanamkan sebagai bagian penting dari proses pembinaan mental dan karakter.

Nuansa nasionalisme yang tumbuh di lingkungan pemasyarakatan itu menjadi bukti bahwa cinta tanah air tidak mengenal batas ruang. Di tempat yang identik dengan pembinaan dan keterbatasan, semangat persatuan justru terus dipupuk agar lahir pribadi-pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik. Semangat Harkitnas diharapkan menjadi energi baru untuk membangun Indonesia yang lebih maju, berintegritas, dan berdaya saing.

Di balik pagar tinggi dan tembok pembatas, semangat kebangkitan ternyata tetap menyala. Sebab nasionalisme sejatinya tidak diukur dari tempat seseorang berada, melainkan dari tekad untuk terus bangkit demi bangsa dan masa depan yang lebih baik.

(Red/An)

Exit mobile version