Kepala BNNK Musi Rawas Ikut Musnahkan Barang Bukti, Wujud Dukungan Pemberantasan Narkoba

Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Komitmen kuat memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan jajaran aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Musi Rawas. Setelah memperoleh ketetapan status barang bukti dari proses hukum yang berjalan, sebanyak lebih dari 2 kilogram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan kasus pada Mei 2026 lalu dimusnahkan secara terbuka di Mapolres Musi Rawas, Selasa (23/06/2026).

Pemusnahan barang bukti bernilai miliaran rupiah tersebut menjadi simbol keseriusan negara dalam memerangi kejahatan narkotika yang selama ini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda dan masa depan bangsa.

Kegiatan pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta didampingi Kasatres Narkoba IPTU Jemmy Amin Gumayel. Hadir pula Kepala BNNK Musi Rawas AKBP Abdul Rahman, S.T., M.M., Ketua Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Kejaksaan Negeri Musi Rawas yang diwakili Kasi PAPBB, Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas yang diwakili Kabid Pelayanan, Kepala BPOM Lubuklinggau, Kepala Pegadaian Lubuklinggau, Ketua GP Ansor Musi Rawas, praktisi hukum, yayasan rehabilitasi, insan media serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNK Musi Rawas AKBP Abdul Rahman turut secara langsung melakukan pemusnahan barang bukti sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika beberapa waktu lalu dengan total berat lebih dari 2 kilogram sabu.

“Kita telah memusnahkan narkoba hasil tangkapan 2 kilogram bulan lalu, dengan rincian narkotika jenis sabu berat netto 1006,5 gram, narkotika jenis sabu berat netto 1009,15 gram dan narkotika jenis sabu berat netto 48,30 gram. Total keseluruhan lebih dari 2 kilogram sabu,” jelas Kapolres.

Menurutnya, sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diuji dan dipastikan keasliannya oleh Tim Bidlabfor Polda Sumatera Selatan guna menjamin akuntabilitas dan transparansi proses hukum.

Pemusnahan dilakukan dengan metode mencampurkan kristal sabu ke dalam air sabun kemudian diblender hingga hancur dan tidak dapat digunakan kembali. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

“Kegiatan pemusnahan ini dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan, penuntutan dan pembuktian di persidangan, termasuk memitigasi kemungkinan penyimpangan terhadap barang bukti narkoba. Setelah diblender, hasilnya langsung dimasukkan ke toilet dan disaksikan bersama-sama. Semuanya dilakukan secara transparan,” tegas Kapolres.

Pemusnahan lebih dari dua kilogram sabu tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Di balik kegiatan itu tersimpan pesan kuat bahwa Kabupaten Musi Rawas tidak memberi ruang bagi jaringan peredaran narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut diperkirakan mampu menyelamatkan ribuan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Suasana kebersamaan juga tampak jelas dalam kegiatan tersebut. Seluruh unsur yang hadir menunjukkan kesatuan sikap dan komitmen untuk terus bersinergi dalam memerangi narkotika. Kehadiran BNN, Polres, Kejaksaan, Pengadilan, Lapas, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Melalui pemusnahan barang bukti ini, Musi Rawas kembali mengirimkan pesan tegas kepada para pelaku kejahatan narkotika bahwa aparat penegak hukum akan terus bergerak, memburu dan menindak setiap bentuk peredaran gelap narkoba demi menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Soliditas seluruh stakeholder yang hadir menjadi modal penting dalam menciptakan Musi Rawas yang bersih dari narkoba. Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para bandar dan pengedar yang selama ini merusak kehidupan masyarakat.

Perang melawan narkoba masih panjang, namun melalui sinergi yang kuat antara aparat, pemerintah dan masyarakat, optimisme untuk mewujudkan Kabupaten Musi Rawas yang sehat, aman dan bebas narkotika semakin nyata.

(Red/An)

Exit mobile version