Ulasanrakyat.com – Lubuklinggau.
Perang terhadap peredaran gelap narkotika terus digelorakan oleh aparat penegak hukum di wilayah Sumatera Selatan. Di tengah berbagai upaya jaringan narkoba yang terus mencari celah untuk merusak generasi bangsa, sinergi antarinstansi menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Komitmen tersebut kembali terlihat dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika yang diselenggarakan oleh Polres Lubuk Linggau. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga memastikan seluruh proses hukum berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Kehadiran Lapas Narkotika Muara Beliti diwakili langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP).
Selain dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kegiatan tersebut juga melibatkan aparat penegak hukum dan berbagai instansi terkait yang selama ini berperan aktif dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Lubuk Linggau dan wilayah sekitarnya.
Pemusnahan dilakukan terhadap sejumlah barang bukti narkotika hasil pengungkapan berbagai kasus tindak pidana narkoba yang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Lubuklinggau. Barang bukti yang telah melalui proses hukum tersebut dimusnahkan sebagai bentuk pelaksanaan hukum yang tegas sekaligus langkah konkret untuk memastikan barang haram tersebut tidak lagi beredar di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa negara tidak pernah berhenti memerangi narkoba. Setiap pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari upaya besar menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, melalui Ka. KPLP menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polres Lubuk Linggau dalam mengungkap berbagai kasus narkotika. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga wilayah dari ancaman peredaran gelap narkoba.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin baik antar Aparat Penegak Hukum (APH). Kerja sama yang solid dinilai menjadi faktor penting dalam mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Lapas Narkotika Muara Beliti siap mendukung dan memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum guna mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba,” ujar Ka. KPLP mewakili Kalapas Herdianto.
Menurutnya, ancaman narkoba tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa. Dampaknya mampu merusak kehidupan sosial, mengganggu ketahanan keluarga, hingga mengancam masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, diperlukan langkah terpadu yang melibatkan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Sebagai lembaga pemasyarakatan khusus narkotika, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berkomitmen meningkatkan pengawasan, memperkuat sistem keamanan, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Keikutsertaan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Lapas Narkotika Muara Beliti tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif mendukung agenda nasional pemberantasan narkotika.
Di tengah tantangan yang semakin kompleks, sinergi yang ditunjukkan antara Polres Lubuk Linggau, Lapas Narkotika Muara Beliti, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi harapan besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Sebab, perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendukung penegakan hukum dan mewujudkan Pemasyarakatan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat serta berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba.
(Red/An)
