Tak Hanya Ajarkan Keterampilan, Lapas Narkotika Muara Beliti Tanamkan Budaya Keselamatan Kerja bagi Warga Binaan

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Keselamatan kerja menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menyadari pentingnya hal tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menanamkan budaya kerja yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti memberikan arahan dan edukasi mengenai keselamatan kerja kepada para WBP yang mengikuti program pembinaan kemandirian, Kamis (25/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang tertib, aman, sekaligus produktif di dalam lapas.

Di tengah berbagai aktivitas pembinaan yang berlangsung setiap hari, aspek keselamatan kerja dinilai tidak boleh diabaikan. Sebab, keberhasilan program pembinaan tidak hanya diukur dari kemampuan teknis yang dimiliki warga binaan, tetapi juga dari pemahaman mereka terhadap budaya kerja yang baik dan aman.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pemahaman mengenai berbagai prinsip dasar keselamatan kerja yang harus diterapkan selama menjalankan aktivitas. Para WBP diingatkan agar selalu mematuhi prosedur kerja yang telah ditetapkan, menggunakan peralatan sesuai fungsi dan standar operasional, serta menjaga kebersihan dan kerapian area kerja guna meminimalkan potensi kecelakaan.

Tidak hanya itu, warga binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin dalam bekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD) sesuai kebutuhan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan kerja.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Albert, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di dalam lapas tidak semata-mata bertujuan meningkatkan keterampilan kerja para warga binaan.

Menurutnya, pembinaan harus mampu membentuk karakter, mental kerja, dan kedisiplinan yang akan menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

“Pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga membentuk budaya kerja yang aman dan disiplin. Dengan memahami dan menerapkan keselamatan kerja, WBP dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sekaligus mengurangi potensi terjadinya kecelakaan kerja,” ujar Albert.

Ia menjelaskan bahwa dunia kerja saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Karena itu, pembekalan mengenai aspek tersebut harus diberikan sejak dini kepada warga binaan yang mengikuti program pembinaan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi pembinaan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja warga binaan setelah bebas nanti.

Dengan memahami pentingnya keselamatan kerja, para WBP diharapkan mampu menerapkan budaya kerja yang profesional dalam setiap aktivitas. Sikap disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan mengantisipasi risiko kerja menjadi nilai tambah yang akan membantu mereka beradaptasi di lingkungan kerja maupun saat menjalankan usaha mandiri.

Program ini juga menunjukkan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan. Tidak hanya mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan kerja, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan, kesehatan kerja, serta tanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Melalui pembinaan yang menyeluruh tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti berharap dapat melahirkan individu-individu yang produktif, mandiri, dan siap menjadi bagian dari masyarakat yang taat aturan serta mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Budaya keselamatan kerja yang ditanamkan sejak berada di dalam lapas diyakini akan menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk menatap masa depan yang lebih baik. Sebab, keterampilan tanpa disiplin dan keselamatan kerja tidak akan cukup untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Angle Berita: Keselamatan Kerja Jadi Bekal Penting WBP, Lapas Narkotika Muara Beliti Cetak SDM Produktif dan Disiplin

(Red/An)

Exit mobile version