Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas.
Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Agung Darussalam Muara Beliti, Jumat (08/05/2026). Tangisan keluarga pecah saat satu per satu Jamaah Calon Haji (CJH) asal Kabupaten Musi Rawas bersiap meninggalkan kampung halaman menuju Tanah Suci Makkah.
Sebanyak 103 Jamaah Calon Haji resmi dilepas keberangkatannya oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas, H. Ali Sadikin. Momentum sakral tersebut menjadi momen penuh emosional, bukan hanya bagi para jamaah, tetapi juga keluarga yang mengantar dengan doa dan harapan agar seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Dalam sambutannya, Sekda Musi Rawas menyampaikan rasa syukur karena para jamaah akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah melalui proses panjang dan penantian bertahun-tahun.
“Ini adalah panggilan Allah SWT yang patut disyukuri. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk berangkat ke Tanah Suci,” ujar H. Ali Sadikin di hadapan para jamaah dan keluarga pengantar.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Musi Rawas selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membawa identitas daerah dan bangsa.
“Jaga kebersamaan, saling membantu antarjamaah, serta patuhi arahan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” pesannya.
Keberangkatan CJH Musi Rawas tahun ini menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, banyak jamaah yang telah menunggu belasan hingga puluhan tahun demi bisa berangkat ke Baitullah. Tidak sedikit pula jamaah lanjut usia yang terlihat meneteskan air mata haru ketika namanya dipanggil untuk memasuki kendaraan keberangkatan.
Di tengah prosesi pelepasan, suasana semakin menyentuh ketika keluarga jamaah saling berpelukan. Beberapa anak tampak menggenggam tangan orang tuanya erat sebelum keberangkatan. Isak tangis bercampur doa terdengar dari para pengantar yang berharap keluarga mereka diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
Salah satu keluarga jamaah mengaku bangga sekaligus terharu akhirnya orang tuanya dapat berangkat haji tahun ini.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur. Orang tua sudah lama menunggu momen ini. Semoga beliau sehat sampai pulang nanti,” ungkapnya sambil menahan haru.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sendiri memastikan proses keberangkatan jamaah berjalan aman dan lancar. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, administrasi, hingga pendampingan teknis keberangkatan telah dipersiapkan secara maksimal demi memberikan kenyamanan kepada para jamaah.
Selain itu, keberangkatan 103 CJH ini juga menjadi simbol meningkatnya semangat religius masyarakat Musi Rawas. Antusiasme warga yang hadir mengantar jamaah menunjukkan bahwa ibadah haji masih menjadi cita-cita besar masyarakat untuk menyempurnakan keimanan.
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Suasana khidmat terasa ketika seluruh jamaah menengadahkan tangan memohon keselamatan, kesehatan, serta kelancaran selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Keberangkatan ini diharapkan menjadi awal perjalanan spiritual yang membawa keberkahan, tidak hanya bagi jamaah, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Musi Rawas secara keseluruhan.
(Red/An)
