Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberi perhatian serius terhadap penguatan keamanan di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia. Langkah tegas itu terlihat saat jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti mengikuti pengarahan langsung Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) secara virtual, Kamis (21/05/2026).
Pengarahan tersebut bukan sekadar agenda rutin. Di tengah meningkatnya tantangan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan, Dirjenpas menegaskan bahwa seluruh petugas harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), termasuk ancaman peredaran barang terlarang di dalam lapas dan rutan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lapas Narkotika Muara Beliti itu diikuti langsung oleh Kepala Lapas beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan. Seluruh peserta tampak serius menyimak arahan yang berfokus pada penguatan fungsi pengamanan dan pengawasan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Dirjenpas menekankan bahwa pengawasan tidak boleh dilakukan secara biasa-biasa saja. Kontrol blok hunian harus dilakukan lebih ketat, deteksi dini wajib dioptimalkan, dan seluruh petugas diminta responsif terhadap setiap potensi gangguan yang dapat mengancam stabilitas keamanan lapas.
“Pengamanan adalah jantung pemasyarakatan. Ketika pengawasan lemah, maka potensi gangguan akan semakin besar. Karena itu seluruh petugas harus disiplin, solid, dan bekerja sesuai SOP,” tegas Dirjenpas dalam arahannya.
Tak hanya soal pengamanan fisik, Dirjenpas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas petugas. Ia meminta seluruh jajaran pemasyarakatan memperkuat sinergi antarpegawai dan tidak memberikan celah terhadap praktik-praktik yang melanggar aturan.
Arahan tersebut menjadi perhatian serius bagi jajaran Lapas Narkotika Muara Beliti. Kepala Lapas menyampaikan bahwa pengarahan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Menurutnya, penguatan fungsi pengamanan dan pengawasan harus berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme petugas. Dengan pengawasan yang maksimal, situasi lapas diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar selalu meningkatkan kewaspadaan, kedisiplinan, serta menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Langkah penguatan pengamanan ini juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Di tengah sorotan masyarakat terhadap berbagai persoalan di lapas, peningkatan pengawasan dianggap menjadi bagian penting dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih profesional dan berintegritas.
Dengan adanya pengarahan langsung dari Dirjenpas, jajaran Lapas Narkotika Muara Beliti diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah gangguan kamtib di lingkungan pemasyarakatan.
(Red/An)
