Ulasanrakyat.com — Lubuklinggau.
Pemerintah Kota Lubuk Linggau mulai mematangkan rencana menghidupkan kembali Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN). Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai diuji coba pada Oktober 2026, dengan sasaran tidak hanya menghadirkan ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.
Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, memimpin rapat koordinasi persiapan CFD dan CFN di Op Room Dayang Torek Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Rabu (23/09/2026).
Rachmat mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda. Ia menyebut, kegiatan Car Free sudah cukup lama tidak dilaksanakan di Kota Lubuk Linggau.
“CFD direncanakan Minggu pagi, sedangkan CFN Sabtu malam. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian baru di Kota Lubuk Linggau,” ujarnya.
Untuk CFD, jalur yang disiapkan membentang dari kawasan Kelurahan Air Kuti, tepatnya kantor eks Pemda Kabupaten Musi Rawas, hingga Taman Olahraga Silampari.
Sementara CFN direncanakan berlangsung dari Simpang RCA hingga Masjid Agung As-Salam, mulai pukul 21.00 WIB.
Sebagai tahap awal, CFD dan CFN akan diuji coba pada minggu pertama dan kedua Oktober 2026, dimulai 4 Oktober 2026. Launching resmi selanjutnya direncanakan bertepatan dengan puncak peringatan HUT Kota Lubuk Linggau.
Namun, Pemkot menegaskan kegiatan tersebut tidak cukup hanya dengan menutup ruas jalan. Penataan kawasan, penertiban, pengaturan parkir hingga rekayasa lalu lintas harus dipersiapkan agar aktivitas masyarakat tidak justru menimbulkan persoalan baru.
“Untuk menjalankan kegiatan ini, akan dibuatkan Peraturan Wali Kota (Perwal) agar memiliki kekuatan hukum,” tegas Rachmat.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sejumlah lokasi disiapkan sebagai kantong parkir, yakni Eks Pemkab Musi Rawas, pinjam pakai Eks Rumah Sakit Dr. Sobirin, serta Eks Kantor Golkar.
Rapat turut dihadiri Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum H. Dian Chandera, Kadispora H. Resta Irwan Putra, Kepala Disperindag Medhio Line Sapta Windu, Kepala BPKAD M. Kendy Lenggana, Kadinkes Marlinda Sari, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Iie Sumirat, Kepala Dishub H. Hendra Gunawan, Kasat Lantas Polres Lubuk Linggau AKP Desi Azhari serta Kasat Pol PP Fahrizal Raharja.
Jika terealisasi, CFD dan CFN diharapkan menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul dan beraktivitas sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM menggerakkan roda ekonomi di pusat kota.
(Red/An)
