Ulasanrakyat.com – Lubuklinggau.
Detik-detik pengumuman hasil seleksi calon Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau periode 2026-2031 menjadi momen yang penuh harapan bagi berbagai kalangan. Salah satu dukungan mengalir dari keluarga besar Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari yang memberikan apresiasi sekaligus doa kepada salah satu alumninya, Feri Isrop, SH, yang berhasil menembus tahapan final seleksi.
Ketua Alumni STAI Bumi Silampari, Parhan, S.Ag., MM, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih Feri Isrop. Menurutnya, keberhasilan menembus babak final merupakan bukti bahwa generasi muda daerah mampu bersaing dan tampil sebagai calon pemimpin di berbagai sektor strategis.
“Saya mewakili seluruh alumni STAI Bumi Silampari mengucapkan rasa syukur dan bangga. Feri Isrop adalah alumni angkatan kedua Program Studi Hukum Tata Negara yang selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras, berintegritas dan memiliki komitmen tinggi dalam setiap tanggung jawab yang diembannya,” ujar Parhan saat ditemui awak media, Senin (15/6/2026).
Parhan bahkan menyebut Feri Isrop sebagai “matahari terbit” yang diharapkan mampu membawa energi baru bagi perusahaan daerah yang menjadi tulang punggung pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Lubuklinggau.
“Kami seluruh alumni mendoakan dengan hati yang tulus agar di detik-detik terakhir pengumuman nanti, Feri Isrop muncul sebagai matahari terbit yang membawa perubahan di tubuh PDAM Tirta Bukit Sulap. Harapan kami, siapa pun yang terpilih nantinya mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelanggan,” katanya.
Menurut Parhan, sosok Feri Isrop bukan hanya dikenal aktif dalam dunia hukum, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Rekam jejak tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan perusahaan daerah yang saat ini dituntut semakin profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Feri merupakan figur muda yang secara publik sudah tidak diragukan lagi. Karya-karyanya selama ini menunjukkan komitmen terhadap pembangunan sosial dan lingkungan. Saat ini beliau juga aktif sebagai praktisi hukum yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Parhan menilai bahwa kemampuan manajerial, pengalaman lapangan, serta karakter kepemimpinan yang dimiliki Feri Isrop menjadi nilai tambah dalam proses seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap.
Ia juga menyoroti kuatnya basis keagamaan yang dimiliki Feri sebagai salah satu faktor penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang berintegritas dan berpihak kepada kepentingan publik.
“Yang paling menonjol dari Feri adalah kejujuran, tanggung jawab, dan nilai-nilai keagamaan yang sangat kuat. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah perusahaan pelayanan publik agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Dukungan yang diberikan Alumni STAI Bumi Silampari bukan semata-mata karena hubungan almamater, melainkan karena keyakinan bahwa generasi muda daerah harus diberikan ruang untuk menunjukkan kapasitas dan kemampuannya dalam memimpin lembaga-lembaga strategis.
Kini, publik Kota Lubuklinggau tengah menantikan hasil akhir seleksi calon Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap periode 2026-2031. Nama Feri Isrop yang berhasil menembus tahap final menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian luas, terutama dari kalangan akademisi, alumni, aktivis sosial, hingga masyarakat yang berharap hadirnya perubahan nyata dalam peningkatan pelayanan air bersih.
Apakah Feri Isrop akan menjadi sosok yang dipercaya menakhodai PDAM Tirta Bukit Sulap lima tahun ke depan? Jawabannya tinggal menunggu hitungan waktu. Namun satu hal yang pasti, dukungan dan doa dari para alumni telah mengiringi langkahnya menuju puncak seleksi.
Angle Berita: Dukungan Alumni STAI Bumi Silampari kepada Feri Isrop sebagai figur muda pembawa perubahan menjelang pengumuman Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap.
(Red/An)
