Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan terus diperkuat oleh Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kontrol rutin seluruh blok hunian warga binaan yang dilaksanakan pada Sabtu (13/06/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dari strategi deteksi dini untuk mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan pemasyarakatan.
Sejak pagi hari, petugas pengamanan bersama Kasubsi Keamanan menyisir seluruh blok dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengecekan jumlah penghuni, kondisi fisik kamar, sarana pengamanan, hingga pemantauan situasi dan aktivitas warga binaan di setiap blok.
Langkah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Narkotika Muara Beliti dalam menerapkan sistem pengamanan yang responsif dan preventif. Dengan kontrol yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, berbagai potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan dapat terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan program pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, seluruh jajaran dituntut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan setiap prosedur pengamanan berjalan secara optimal.
“Kontrol blok hunian merupakan langkah preventif yang rutin kami lakukan untuk memastikan seluruh aktivitas di dalam lapas berjalan sesuai aturan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sehingga situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ujar Herdianto.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh program pembinaan yang berjalan baik, tetapi juga oleh terciptanya kondisi lingkungan yang aman, tertib, dan terkendali. Karena itu, pengawasan terhadap blok hunian menjadi salah satu prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.
Lebih jauh, Herdianto menjelaskan bahwa kontrol rutin juga memiliki fungsi strategis sebagai sarana komunikasi langsung antara petugas dan warga binaan. Melalui interaksi tersebut, petugas dapat mengetahui berbagai informasi yang berkembang di lingkungan hunian, memahami kondisi warga binaan, sekaligus memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendekatan ini dinilai penting karena mampu membangun hubungan yang lebih baik antara petugas dan warga binaan. Selain memperkuat fungsi pengawasan, komunikasi yang terjalin juga dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif serta meminimalisir potensi konflik di dalam lapas.
Di tengah berbagai tantangan pemasyarakatan saat ini, langkah penguatan deteksi dini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Lapas Narkotika Muara Beliti terus berupaya mengedepankan prinsip kewaspadaan, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta mendukung keberhasilan proses pembinaan.
Melalui kontrol blok hunian yang dilaksanakan secara konsisten, Lapas Narkotika Muara Beliti menunjukkan komitmennya dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tertib, aman, dan berorientasi pada pembinaan. Deteksi dini bukan hanya menjadi prosedur pengamanan, tetapi juga menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas dan ketenangan di dalam lapas.
(Red/An)
