Ulasanrakyat.com – Muara Beliti. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Di tengah tuntutan tugas menjaga keamanan dan pembinaan warga binaan, salah satu petugasnya berhasil mengharumkan nama institusi pada ajang olahraga bergengsi tingkat nasional.
Adalah Rian Fauzi Putra, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, yang sukses meraih medali perunggu pada Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Piala Presiden Indonesia Open Championship 2026.
Kejuaraan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Siger, Bandar Lampung, pada 26–28 Juni 2026 tersebut mempertemukan karateka terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Persaingan berlangsung ketat karena diikuti atlet-atlet berpengalaman dari berbagai perguruan dan kontingen.
Meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh, Rian mampu menunjukkan kualitasnya di kelas Kumite Senior -75 Kg Putra. Dengan teknik bertanding yang matang, kecepatan, disiplin, dan mental juara, ia mampu melaju hingga babak perebutan juara dan memastikan diri berdiri di podium ketiga dengan raihan medali perunggu.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Keberhasilan seorang petugas pemasyarakatan menembus podium kejuaraan nasional membuktikan bahwa aparatur pengayoman tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.
Tak hanya itu, kebanggaan kontingen juga semakin lengkap setelah Ferisca Alfiani Putri berhasil meraih medali perak di kelas Kumite Junior +66 Kg Putri. Ferisca tampil impresif sejak babak penyisihan hingga menembus partai final sebelum akhirnya dinobatkan sebagai juara kedua.
Keberhasilan dua atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga karate di daerah terus menunjukkan perkembangan yang positif dan mampu bersaing di level nasional.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang diraih Rian Fauzi Putra. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah yang patut menjadi contoh bagi seluruh jajaran pegawai.
“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Meraih medali pada kejuaraan nasional yang memperebutkan Piala Presiden bukanlah sesuatu yang mudah. Saudara Rian telah membuktikan bahwa petugas Lapas mampu berprestasi di tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama instansi,” ungkap Kalapas.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada seluruh pegawai yang memiliki potensi dan bakat di berbagai bidang, baik olahraga, seni, maupun kompetensi lainnya.
Menurutnya, keseimbangan antara profesionalisme dalam bekerja dan pengembangan potensi diri merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Pemasyarakatan yang sehat, disiplin, tangguh, serta berdaya saing.
Prestasi Rian di ajang Indonesia Open Championship 2026 juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti agar terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat berprestasi, dan membawa nama baik institusi di berbagai tingkat kompetisi.
Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga mendorong pegawai untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang yang dapat mengangkat citra positif institusi di mata masyarakat.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin, dan dedikasi mampu melahirkan kebanggaan, sekaligus menunjukkan bahwa insan Pemasyarakatan hadir sebagai sosok yang profesional, berintegritas, sehat, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional.
(Red/An)
