Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni dimanfaatkan jajaran PDI Perjuangan untuk kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil. Hal itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, H. Devi Suhartoni, saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Rawas, Senin (01/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Devi Suhartoni yang juga menjabat sebagai Bupati Musi Rawas Utara mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, Pancasila harus diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan Musi Rawas merupakan bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi roh perjuangan partai.
“Di Musi Rawas ini, tim PDI Perjuangan melaksanakan bakti sosial dan pembagian sembako kepada kader-kader kami serta masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kepada rakyat,” ujar Devi Suhartoni kepada awak media.
Ia mengungkapkan, dirinya menyempatkan hadir di Musi Rawas di tengah perjalanan menuju Kota Palembang karena menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.
Devi menegaskan, sebagai partai yang lahir dari semangat perjuangan rakyat, PDI Perjuangan tidak boleh menjauh dari masyarakat kecil. Justru kader-kader partai harus terus berada di tengah-tengah rakyat dan memahami persoalan yang mereka hadapi.
“Harapan saya selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, seluruh kader di mana pun berada, khususnya di Musi Rawas, harus selalu ingat bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang berjuang untuk rakyat kecil. Kita harus turun ke lapangan dan membantu kepentingan rakyat kecil,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan politik yang kuat bagi seluruh kader dan pengurus partai agar tidak melupakan akar perjuangan yang selama ini menjadi identitas PDI Perjuangan.
Tak hanya kepada kader partai, Devi juga memberikan penekanan khusus kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan yang duduk di lembaga legislatif. Ia mengingatkan agar seluruh wakil rakyat dari PDI Perjuangan tetap konsisten menjalankan amanah partai dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan kelompok maupun pribadi.
Menurutnya, setiap kebijakan dan keputusan politik yang diambil harus berpihak kepada masyarakat kecil, kaum marhaen, serta kelompok yang membutuhkan perhatian pemerintah.
“Kami selalu mengingatkan fraksi untuk kembali kepada aturan dan ideologi partai. Ideologi kita jelas, yaitu berjuang untuk rakyat kecil, kaum marhaen, dan memperjuangkan kepentingan mereka,” katanya.
Devi menilai semangat perjuangan kaum marhaen yang diwariskan oleh Bung Karno masih sangat relevan di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena itu, kader PDI Perjuangan harus mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPC PDI Perjuangan Musi Rawas tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan upacara dan refleksi kebangsaan, tetapi juga aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila 2026, PDI Perjuangan Musi Rawas berkomitmen untuk terus hadir bersama rakyat dan menjadikan perjuangan untuk wong cilik sebagai prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian politiknya.
(Red/An)
