Herdianto Sambut Tim Kemkomdigi, Pengamanan Lapas Narkotika Muara Beliti Kian Diperkuat

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Komitmen memperkuat sistem keamanan di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat. Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menerima kunjungan koordinasi dan audiensi dari Tim Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Rabu (29/07/2026), sebagai langkah strategis mempererat sinergi dalam menjaga keamanan lapas dari berbagai potensi gangguan, terutama penyalahgunaan telepon genggam ilegal oleh warga binaan.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Lapas tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, bersama jajaran pejabat struktural. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, namun sarat pembahasan strategis mengenai peningkatan sistem pengamanan berbasis teknologi.

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah optimalisasi penggunaan perangkat pengacak sinyal (jammer). Perangkat ini memiliki peran penting dalam memutus akses komunikasi ilegal yang berpotensi dimanfaatkan oleh oknum warga binaan untuk menjalankan aktivitas yang melanggar hukum dari balik jeruji besi.

Selain membahas efektivitas penggunaan jammer, Tim Kemkomdigi bersama pihak Lapas juga melakukan evaluasi terhadap aspek teknis, pemeliharaan, hingga pengembangan sistem agar perangkat dapat berfungsi maksimal sesuai kebutuhan operasional. Langkah tersebut dinilai penting mengingat tantangan pengamanan lapas semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi komunikasi.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran telepon genggam maupun jaringan komunikasi ilegal.

Menurutnya, keberadaan perangkat pengacak sinyal tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar dalam mendukung program pemberantasan peredaran narkotika, penyelundupan informasi, hingga mencegah munculnya praktik-praktik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Melalui koordinasi dan audiensi ini, kami berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dengan Kemkomdigi, sehingga berbagai upaya peningkatan pengamanan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Herdianto.

Sinergi ini juga menjadi bukti bahwa penguatan sistem pemasyarakatan tidak hanya menjadi tanggung jawab internal lapas, tetapi membutuhkan dukungan berbagai kementerian dan lembaga. Kehadiran Kemkomdigi diharapkan mampu memberikan solusi teknis sekaligus pendampingan dalam memastikan seluruh perangkat pendukung keamanan bekerja secara optimal.

Di tengah semakin tingginya tuntutan terhadap reformasi sistem pemasyarakatan, pengawasan terhadap penggunaan teknologi komunikasi menjadi salah satu prioritas nasional. Pencegahan penyalahgunaan telepon seluler di dalam lapas dinilai mampu menekan berbagai tindak kejahatan yang dikendalikan dari balik penjara.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi mendalam, pertukaran informasi, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan koordinasi, memperkuat pengawasan, dan membangun sistem pengamanan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada terciptanya Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti yang aman, kondusif, dan berintegritas.

(Red/An)

Exit mobile version