Ulasanrakyat.com – Lubuklinggau.
Persoalan pelayanan air bersih yang tak kunjung terselesaikan di tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau kembali menuai sorotan masyarakat. Di tengah keluhan pelanggan yang semakin meningkat akibat seringnya distribusi air terganggu, muncul harapan baru dari sejumlah warga yang menginginkan hadirnya sosok pemimpin muda yang dinilai mampu membawa perubahan nyata bagi perusahaan daerah tersebut.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap mengaku mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Kondisi ini bahkan terjadi selama berhari-hari hingga mencapai satu minggu tanpa aliran air ke rumah warga.
Keluhan tersebut disampaikan Sumarni, seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Ia mengaku kecewa karena kebutuhan dasar keluarganya terganggu akibat tidak mengalirnya air PDAM dalam waktu yang cukup lama.
Menurutnya, persoalan air bersih tidak lagi bisa dianggap sebagai masalah biasa karena menyangkut kebutuhan utama masyarakat sehari-hari. Mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan sanitasi rumah tangga sangat bergantung pada pasokan air yang stabil.
“Kami berharap pemimpin tahun 2026 seperti Feri Isrop bisa mengatasi persoalan air yang saat ini kami alami. Kami yakin sosok putera daerah yang masih muda, memiliki semangat dan energi baru, bisa menghadapi masalah yang saat ini melanda pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap,” ungkap Sumarni.
Keluhan serupa juga datang dari warga Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Asit Lubing, warga Simpang Periuk Kelurahan Margamulya, menilai buruknya pelayanan PDAM Tirta Bukit Sulap bukan lagi persoalan baru. Ia menyebut permasalahan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun dan belum menunjukkan solusi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurut Asit, masyarakat sudah terlalu lama menunggu adanya pembenahan menyeluruh di tubuh perusahaan penyedia air bersih tersebut. Ia berharap ke depan hadir figur yang memiliki keberanian, komitmen, dan kemampuan manajerial untuk memperbaiki sistem pelayanan yang selama ini dikeluhkan pelanggan.
“Kami mendoakan dan berharap semoga Feri Isrop bisa terpilih dan memimpin PDAM Tirta Bukit Sulap untuk mengatasi persoalan yang saat ini belum ada solusi,” ujar Asit, Jumat (29/5/2026).
Munculnya nama Feri Isrop di tengah masyarakat menunjukkan adanya keinginan warga terhadap hadirnya sosok pemimpin baru yang mampu membawa perubahan. Sebagai putra daerah yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, Feri dinilai sebagian warga memiliki semangat muda serta kedekatan dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat bawah.
Harapan tersebut tidak terlepas dari kondisi pelayanan PDAM Tirta Bukit Sulap yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Lubuklinggau. Gangguan distribusi air, keluhan pelanggan yang terus berulang, hingga tuntutan peningkatan kualitas pelayanan menjadi tantangan yang harus segera dijawab oleh manajemen perusahaan.
Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar layanan publik biasa, melainkan kebutuhan vital yang menentukan kualitas hidup warga. Karena itu, mereka berharap siapapun yang nantinya dipercaya memimpin PDAM Tirta Bukit Sulap mampu menghadirkan solusi konkret, memperbaiki infrastruktur, meningkatkan pelayanan, serta memastikan hak masyarakat untuk memperoleh air bersih dapat terpenuhi secara maksimal.
Kini, di tengah benang kusut persoalan yang membelit PDAM Tirta Bukit Sulap, suara harapan masyarakat mulai mengarah pada sosok yang dianggap mampu membawa angin perubahan. Apakah harapan itu akan menjadi kenyataan, waktu yang akan menjawab. Namun satu hal yang pasti, masyarakat Lubuklinggau mendambakan pelayanan air bersih yang lebih baik, lebih profesional, dan lebih berpihak kepada kepentingan pelanggan.
(Red/An)
