Ulasanrakyat.com – Empat Lawang. Kegiatan Reses Tahap II Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Golkar Komisi V, Oktafiansyah, ST., MM, di Desa Muara Saling, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (08/07/2026), berlangsung penuh antusias. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan yang dinilai belum merata.
Kedatangan Oktafiansyah yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB disambut hangat oleh Kepala Desa Muara Saling beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Saling, tokoh masyarakat, serta warga yang telah menunggu sejak pagi.
Reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat di tingkat provinsi mengenai berbagai persoalan pembangunan yang masih menjadi harapan masyarakat.
Dalam sambutannya, Oktafiansyah menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di daerah, termasuk di Kabupaten Empat Lawang.
Menurutnya, banyak usulan pembangunan dari masyarakat yang hingga kini belum dapat direalisasikan. Kondisi tersebut bukan karena aspirasi masyarakat diabaikan, melainkan akibat keterbatasan kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Memang masih banyak pembangunan yang belum terealisasi. Salah satu penyebab utamanya adalah defisit anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp2 triliun. Kondisi ini berdampak terhadap terhambatnya berbagai program pembangunan di hampir seluruh wilayah Sumatera Selatan,” ungkap Oktafiansyah di hadapan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa tekanan fiskal tersebut memaksa pemerintah melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program prioritas, sehingga banyak kegiatan pembangunan harus ditunda hingga kondisi keuangan daerah kembali membaik.
Meski demikian, politisi Partai Golkar itu memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan tetap dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Oktafiansyah juga meminta pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat untuk tetap bersabar menghadapi kondisi tersebut.
“Kami berharap seluruh pemerintah daerah maupun masyarakat dapat bersabar. Mudah-mudahan ke depan kondisi keuangan daerah semakin baik sehingga usulan-usulan pembangunan yang berasal dari desa dapat direalisasikan secara bertahap,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kondisi sulit yang terjadi saat ini tidak hanya dialami Sumatera Selatan, tetapi juga dirasakan oleh berbagai daerah di Indonesia akibat tekanan ekonomi yang berdampak terhadap kemampuan fiskal pemerintah.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan serta terus mendukung pembangunan daerah meski di tengah berbagai keterbatasan anggaran.
“Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila masih banyak harapan yang belum bisa diwujudkan saat ini. Semoga ke depan kondisi ekonomi semakin membaik sehingga pembangunan dapat kembali berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Muara Saling mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang telah datang langsung menemui masyarakat untuk mendengar berbagai aspirasi.
Menurutnya, warga sangat berharap hasil reses tersebut mampu menjadi perhatian pemerintah provinsi sehingga berbagai kebutuhan pembangunan, terutama infrastruktur dan pelayanan publik, dapat segera direalisasikan.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas umum, hingga kebutuhan pembangunan lainnya yang dianggap penting bagi kemajuan Desa Muara Saling.
Reses berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
(Ramlan)
