Ulasanrakyat.Com – Lubuklinggau.
Kota Lubuklinggau kembali diguncang kabar duka. Seorang anak berusia 13 tahun, Irfan Nopri Siregar, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Bendungan Watervang Dam I, RT 05 Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, kota Lubuklinggau pada Minggu (26/04/2026).
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 14.50 WIB.
Korban diketahui merupakan pelajar SMP Negeri 3 Lubuklinggau. Saat kejadian, Irfan bersama dua temannya tengah mandi di area bendungan. Namun nahas, korban yang diduga tidak bisa berenang terseret arus deras yang mengalir di Dam I.
Situasi berubah panik ketika korban tiba-tiba hilang dari permukaan air. Upaya pencarian pun langsung dilakukan oleh warga dan petugas setelah laporan diterima.
Setelah hampir dua setengah jam pencarian, tepatnya sekitar pukul 17.20 WIB, korban akhirnya ditemukan sejauh kurang lebih 200 meter dari titik awal tenggelam. Namun kondisi korban sudah tidak bernyawa.
Petugas kemudian segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam laporan tersebut, petugas Pusdalops-PB menyebutkan sejumlah langkah yang telah dilakukan, antara lain mendata korban, melakukan pencarian intensif, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Tragedi ini pun menjadi peringatan keras bagi orang tua, masyarakat, dan pemerintah agar lebih serius dalam mengantisipasi kejadian serupa. Edukasi keselamatan, pemasangan rambu peringatan, hingga pengawasan aktif dinilai sangat mendesak untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.
(Red/An)
