Ulasanrakyat.com – Jakarta. Persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Pamulang (UNPAM) melalui Program Studi Ilmu Komunikasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Grafika Desa Putra, Serengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan bertajuk “Pelatihan Produksi Video Profesional Persona bagi Siswa/Siswi sebagai Portofolio Digital Menuju Dunia Kerja dan Perguruan Tinggi” ini menjadi langkah konkret UNPAM dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di era digital yang terus berkembang.
Di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan komunikasi visual, editing video, dan pengelolaan konten digital, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari langsung berbagai keterampilan yang kini menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNPAM, yakni Komarudin Subekti, S.I.Kom., M.I.Kom., Tri Febri Kurniawan, M.I.Kom., Agung Wibisono, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Edwin Yustian Nulhakim, S.I.Kom., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Muhammad Ramdhani dan Cheshea Julina Setiawan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi komprehensif mulai dari teknik dasar editing video, proses produksi film, pengelolaan audio, hingga strategi membangun portofolio digital melalui platform media sosial. Materi disusun secara aplikatif agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam karya nyata yang dapat digunakan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Komarudin Subekti menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara individu membangun citra diri dan menunjukkan kompetensi kepada publik. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi visual menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini.
“Siswa tidak hanya dituntut untuk mampu membuat desain yang baik, tetapi juga harus dapat menyampaikan pesan yang tepat kepada audiens,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan mengemas pesan melalui video dan media digital kini menjadi nilai tambah yang dicari oleh banyak perusahaan. Tidak sedikit proses rekrutmen yang mempertimbangkan portofolio digital sebagai indikator kemampuan calon pekerja dalam menghasilkan karya kreatif dan berkomunikasi secara efektif.
Selain penyampaian materi, suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa terlihat antusias menggali informasi terkait dunia perkuliahan, prospek karier di bidang komunikasi dan industri kreatif, serta keterampilan yang harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja masa depan.
Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai alat membangun personal branding dan portofolio profesional. Dengan strategi yang tepat, karya-karya digital yang dipublikasikan dapat menjadi bukti kompetensi sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas.
Melalui program tersebut, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses produksi konten digital serta pentingnya membangun rekam jejak profesional sejak dini. Langkah ini dinilai penting mengingat industri kreatif dan digital saat ini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas.
Bagi mahasiswa yang terlibat, kegiatan PKM ini menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam berkomunikasi, bekerja sama, serta memahami kebutuhan dunia pendidikan dan industri.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Universitas Pamulang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, UNPAM terus berupaya mendorong peningkatan kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi perubahan zaman.
Di era ketika kemampuan digital menjadi salah satu syarat utama keberhasilan karier, pelatihan semacam ini menjadi investasi penting bagi para siswa. Tidak hanya mencetak lulusan yang kreatif dan inovatif, tetapi juga membentuk generasi yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkarya, berkomunikasi, dan membangun masa depan yang lebih kompetitif.
(Red/An).
