Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas.
Bupati Hj.Ratna Machmud kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi tata kelola keuangan daerah. Melalui Sekretaris Daerah Ali Sadikin, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas langsung bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh pasca rapat konsultasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.
Evaluasi yang digelar di Ruang Rapat Mantab Setda Kabupaten Musi Rawas, Kamis (30/04/2026), bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Musi Rawas tidak ingin bermain-main dengan pengelolaan anggaran di tengah sorotan publik yang kian tajam terhadap transparansi keuangan daerah.
Dalam arahannya, Sekda Ali Sadikin menegaskan bahwa seluruh catatan dan rekomendasi dari BPKP harus dijadikan “alarm perbaikan” bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tidak ada ruang untuk kelalaian, apalagi pembiaran terhadap potensi kesalahan administrasi maupun penyimpangan anggaran.
“Evaluasi ini bukan hanya mengoreksi kekurangan, tapi memastikan setiap rekomendasi benar-benar dijalankan. Kita ingin pengelolaan keuangan Musi Rawas semakin berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya dengan nada serius.
Langkah ini dinilai strategis. Sebab, tantangan pemerintah daerah saat ini bukan hanya soal penyerapan anggaran, tetapi bagaimana setiap rupiah benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Kinerja keuangan tidak lagi diukur dari angka semata, melainkan dari manfaat yang dirasakan publik.
Di tengah meningkatnya tuntutan akuntabilitas, sinergi dengan BPKP menjadi kunci utama. Lembaga pengawasan ini berperan penting dalam memastikan setiap kebijakan keuangan berjalan sesuai aturan dan bebas dari potensi penyimpangan.
Tak bisa dipungkiri, evaluasi ini juga menjadi bentuk “warning” halus bagi OPD agar lebih disiplin dan profesional. Ketelitian dalam perencanaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta tanggung jawab moral dalam mengelola uang rakyat menjadi harga mati yang tak bisa ditawar.
Pemkab Musi Rawas tampak tidak ingin sekadar mengejar opini laporan keuangan yang baik, tetapi juga membangun sistem yang kuat, transparan, dan berintegritas. Dengan langkah evaluatif ini, harapan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik menjadi semakin terbuka lebar.
Ke depan, jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Musi Rawas akan menjadi salah satu daerah yang mampu menunjukkan praktik pengelolaan keuangan terbaik di tingkat regional. Sebuah langkah penting menuju pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
(Red/An)
