Persiapan Haji 2026 Digeber, Pemkab Musi Rawas Tak Mau Kecolongan Pelayanan Jama’ah

Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mulai tancap gas mempersiapkan pemberangkatan Jama’ah Calon Haji (JCH) Tahun 2026. Langkah ini ditandai dengan rapat strategis yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra, Agus Susanto, di Ruang Advokasi Setda, Kamis (23/04/2026).

Rapat tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan jama’ah berjalan tanpa cela. Pasalnya, setiap tahun penyelenggaraan haji selalu menjadi sorotan publik, terutama menyangkut kualitas pelayanan dan kesiapan teknis di lapangan.

Dalam arahannya, Agus Susanto menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah dan instansi terkait harus bekerja ekstra dan tidak menganggap remeh tahapan persiapan. Ia mengingatkan, kesalahan kecil dalam pengelolaan bisa berdampak besar terhadap kenyamanan bahkan keselamatan jama’ah.

“Pelayanan jama’ah haji adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak ingin ada keluhan yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Berbagai aspek krusial dibahas secara detail dalam rapat tersebut. Mulai dari kelengkapan administrasi jama’ah, kesiapan transportasi, pengaturan jadwal keberangkatan, hingga koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Agama dan instansi pendukung lainnya.

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah kondisi kesehatan jama’ah. Dengan mayoritas calon haji berasal dari kelompok usia lanjut, Pemkab Musi Rawas menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tidak hanya sebelum keberangkatan, tetapi juga selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Selain fisik, kesiapan mental dan pemahaman manasik juga menjadi fokus. Pemerintah ingin memastikan jama’ah benar-benar siap menjalani seluruh rangkaian ibadah, sehingga dapat melaksanakannya dengan khusyuk dan sesuai tuntunan.

Rapat ini sekaligus menjadi ajang evaluasi terhadap pelaksanaan haji tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah potensi kendala seperti keterlambatan informasi, koordinasi yang kurang optimal, hingga pelayanan di lapangan diupayakan untuk diperbaiki sejak dini.

Langkah percepatan ini menunjukkan komitmen Pemkab Musi Rawas untuk menghadirkan pelayanan haji yang lebih baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jama’ah dapat berangkat dengan tenang dan kembali dalam keadaan sehat serta meraih haji yang mabrur.

Di tengah tingginya harapan masyarakat, persiapan ini menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: mampu menghadirkan pelayanan prima atau kembali dihadapkan pada persoalan klasik yang berulang.

(Red/An)

Exit mobile version