Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Universitas Musi Rawas (Unmura) semakin memantapkan langkah menuju perubahan status menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Upaya tersebut ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi Penegerian dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026–2027 yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Selasa (06/01/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Yayasan Pendidikan Tinggi Silampari, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga kepengurusan yayasan. Turut hadir seluruh pimpinan Unmura, perwakilan rektorat, Wakil Rektor II, panitia PMB, serta mahasiswa semester 1 hingga semester 5. Meski Rektor Unmura berhalangan hadir karena agenda rapat bersama menteri, kehadiran lengkap unsur pimpinan kampus menunjukkan keseriusan Unmura dalam mendorong agenda strategis penegerian.
Ketua Pelaksana kegiatan, Hermanto, SP., M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga sarana konsolidasi internal untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai ujung tombak promosi kampus di tengah masyarakat.
“Tahun lalu jumlah mahasiswa baru kita mencapai lebih dari 140 orang, dan Fakultas Pertanian masih menjadi penyumbang terbesar dengan 83 mahasiswa. Tahun ini, kita berharap jumlah itu meningkat. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi duta kampus di lingkungan masing-masing,” ujar Hermanto.
Ia menjelaskan, Unmura membuka pola pendaftaran yang lebih dekat dengan masyarakat melalui mahasiswa sebagai perpanjangan tangan kampus. Mahasiswa dapat membantu proses pendaftaran calon mahasiswa baru di wilayah domisili mereka, sehingga akses pendidikan tinggi menjadi lebih mudah dan terjangkau.
“Kita ingin membangun Unmura ini secara kolektif dan kolaboratif. Dua tahun ke depan, kita optimistis sudah memiliki kampus sendiri dan fasilitas yang lebih memadai. Semua ini butuh kebersamaan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya yang diwakili oleh Etty Safriyani, SP., M.Si., pihak pimpinan Unmura menekankan bahwa saat ini terdapat dua agenda besar yang harus disukseskan bersama, yakni penegerian kampus dan peningkatan jumlah mahasiswa baru.
“Dua agenda besar ini tidak bisa hanya dibebankan kepada dosen dan pimpinan saja. Mahasiswa memegang peran sangat strategis sebagai corong utama sosialisasi Unmura di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa akan berdampak langsung pada keberlanjutan kegiatan kemahasiswaan. Semakin banyak mahasiswa, maka semakin besar pula dana dan ruang gerak aktivitas kemahasiswaan yang dapat dikelola secara produktif.
“Keberhasilan PMB 2026–2027 akan berkorelasi langsung dengan geliat kegiatan mahasiswa. Karena itu, kami berharap mahasiswa aktif mengajak, membimbing, dan memfasilitasi calon mahasiswa baru,” tambahnya.
Dalam forum tersebut juga disampaikan berbagai skema kemudahan biaya pendaftaran, jalur masuk, hingga peluang beasiswa seperti KIP Kuliah. Panitia memberikan sejumlah insentif bagi mahasiswa yang berhasil membawa calon mahasiswa untuk mendaftar, tanpa mengurangi hak calon mahasiswa atas keringanan biaya.
Menutup rangkaian penyampaian, Neli Murniati turut mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga semangat kebersamaan dan konsistensi dalam mengawal proses penegerian Unmura.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Proses ini panjang dan membutuhkan kesabaran, tetapi dokumen alih status sudah kita siapkan. Tinggal menunggu waktu terbaik,” ujarnya.
Sesi diskusi dibuka bagi mahasiswa yang masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait penegerian, PMB, maupun agenda kemahasiswaan. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, mencerminkan harapan besar agar Unmura segera bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri kebanggaan masyarakat Musi Rawas.
(Red/An)
