UNMURA–AKREL Perkuat Jejaring Akademik: 85 Mahasiswa Ikuti Pembelajaran Lapangan dan Penandatanganan PKS

Ulasanrakyat.Com – Rejang Lebong Kolaborasi pendidikan antara Universitas Musi Rawas (UNMURA) dan Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) memasuki babak baru. Sebanyak 85 mahasiswa yang didampingi 7 dosen dari empat program studi—Peternakan, Agroteknologi, Agribisnis, dan Ilmu Lingkungan—melaksanakan kunjungan akademik sekaligus memperbarui kerja sama kelembagaan, Selasa (09/12/2025).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin akademik, melainkan rangkaian program besar memperkuat pengalaman belajar berbasis praktik bagi mahasiswa vokasi dan akademik.

Kepala Unit Pendukung AKREL, Nining Suningsih, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi implementasi konkret dari MoU tahun 2022 yang kini ditindaklanjuti dengan kerja sama teknis.

“Kunjungan ini adalah bentuk experiential learning yang memberi kesempatan mahasiswa melihat langsung fasilitas laboratorium, praktik lapangan, dan kondisi iklim berbeda dari kampus asal mereka. Ini pijakan penting untuk pembelajaran dan penelitian ke depan,” ujar Nining.

Menurutnya, teknis kerja sama yang diperluas memberikan peluang strategis bagi kedua institusi—mulai dari riset bersama, pengembangan kurikulum, pertukaran dosen, hingga pemanfaatan laboratorium secara kolaboratif.

Dekan Fakultas Pertanian UNMURA, Hermanto, SP., M.Si., mengapresiasi sambutan AKREL serta menegaskan bahwa kunjungan ini sekaligus menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bagi empat program studi.

“Kolaborasi ini sangat strategis. Mahasiswa membutuhkan ruang praktik dan riset yang beragam, dan AKREL menawarkan ekosistem belajar yang sangat mendukung. Kami ingin mahasiswa melihat lebih jauh dunia kerja, lingkungan laboratorium, serta teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ungkap Hermanto.

PKS tersebut membuka ruang sinergi jangka panjang, terutama dalam riset terapan, peningkatan kompetensi dosen, hingga aktivitas akademik yang mendukung penguatan pendidikan vokasi.

Nining menambahkan, kerja sama teknis yang diperbarui ini memberikan dampak jangka panjang baik bagi mahasiswa maupun institusi.

* Mahasiswa memperoleh akses fasilitas praktik yang lebih relevan.

* Dosen memiliki ruang luas untuk penelitian kolaboratif lintas kampus.

* Institusi semakin kuat dalam sinergi pendidikan vokasi dan akademik.

Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi penting bagi pengembangan mutu pendidikan regional di bidang pertanian, lingkungan, dan agroindustri.

Usai agenda kampus, rombongan civitas akademika Fakultas Pertanian UNMURA melanjutkan kunjungan lapangan ke Kebun Teh Kepahiang dan BMKG Bengkulu.

Kegiatan ini menambah wawasan mahasiswa tentang:
* teknik budidaya tanaman dataran tinggi, pengelolaan perkebunan teh,
* pengamatan cuaca dan iklim,
* serta relevansi data meteorologi bagi pertanian.

Turut serta dalam rombongan, Dr. Etty Safriyani, SP., M.Si., selaku Wakil Rektor I UNMURA bersama sejumlah dosen pendamping.

Kunjungan ini menegaskan bahwa kerja sama pendidikan antara UNMURA dan AKREL bukan hanya simbolis, melainkan benar-benar berjalan dalam bentuk program nyata yang menyentuh mahasiswa, dosen, hingga penguatan institusi.

Dari penandatanganan PKS, praktik belajar lapangan, hingga perluasan akses penelitian—sinergi kedua institusi diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan sektor pertanian dan lingkungan.

(Red/An)

Exit mobile version