Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Universitas Musi Rawas (Unmura) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong perkembangan literasi, kreativitas, dan budaya kritis mahasiswa. Hal ini terlihat dari terlaksananya pembentukan kepengurusan Jurnalis Kampus Unmura pada Jumat (05/12/2025) pukul 10.00 WIB yang digelar langsung di lingkungan kampus Unmura.
Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal lahirnya sistem organisasi jurnalistik kampus yang lebih terstruktur. Proses ini bukan hanya sekadar pemilihan pengurus, tetapi juga langkah strategis untuk membangun ruang baru bagi mahasiswa dalam mengasah integritas, keberanian mengungkap fakta, dan kemampuan menulis yang berkualitas.
Tiga mahasiswa terbaik dari pelatihan jurnalistik Unmura menjadi kandidat utama dalam pembentukan kepengurusan ini. Mereka adalah:
1. Alam Budi Kusuma
2. Dea Anatasya
3. Madina Silpiana
Ketiganya sebelumnya telah mengikuti pembinaan dan pelatihan dasar jurnalistik, termasuk teknik penulisan berita, kode etik jurnalistik, hingga pengenalan organisasi pers.
Proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh antusiasme. Tanpa hambatan berarti, pemungutan suara berjalan lancar dan didukung penuh oleh peserta yang hadir.
Hasilnya, Alam Budi Kusuma resmi terpilih sebagai Ketua Jurnalis Kampus Unmura, Dea Anatasya dipercaya mengemban tugas sebagai Sekretaris, dan Madina Silpiana ditetapkan sebagai Bendahara.
Dalam wawancara bersama awak media, Ketua terpilih, Alam Budi Kusuma, menyampaikan apresiasi mendalam kepada rekan-rekannya.
“Saya sangat berterima kasih atas amanah besar ini. Rekan-rekan telah memberikan kepercayaan, dan saya akan menjaga amanah ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tugas ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar dalam membangun wajah baru jurnalisme kampus Unmura.
“Saya akan memberikan yang terbaik. Saya yakin, saya tidak akan mengecewakan rekan-rekan yang sudah mempercayai saya,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar agar Jurnalis Kampus Unmura dapat menjadi ruang belajar yang produktif dan menjadi sorotan publik sebagai media mahasiswa yang progresif, kritis, dan terpercaya.
“Semoga jurnalis kampus ini menjadi sorotan publik terdepan. Mari kita kompak, kita majukan organisasi ini menjadi lebih profesional, akurat, dan dapat dipercaya,” tutupnya.
Pembentukan kepengurusan ini tidak hanya menjadi formalitas organisasi, melainkan momentum penting untuk melahirkan generasi penulis yang lebih berani, objektif, dan memahami tanggung jawab moral sebagai jurnalis muda.
Ke depan, pengurus berencana menyusun berbagai program kerja, mulai dari pelatihan lanjutan, produksi buletin kampus, liputan internal kampus, hingga kolaborasi dengan media lokal di Kabupaten Musi Rawas.
Dengan terbentuknya kepengurusan Jurnalis Kampus Unmura, diharapkan mahasiswa memiliki wadah yang kuat untuk menyuarakan gagasan, melakukan kontrol sosial, dan menyajikan informasi yang berimbang bagi civitas akademika maupun masyarakat sekitar.
(Red/An)
