Ulasanrakyat.com — Musi Rawas.
Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Musi Rawas memasuki babak baru. Kepengurusan organisasi olahraga tersebut resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (09/09/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga, khususnya cabang olahraga bola voli yang selama ini menjadi salah satu olahraga yang cukup dekat dengan masyarakat.
Momentum pelantikan tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda seremonial pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Lebih dari itu, keberadaan pengurus baru PBVSI Musi Rawas diharapkan mampu membawa arah pembinaan bola voli ke tingkat yang lebih serius, terukur, dan berkelanjutan.
Bola voli memiliki basis yang kuat hingga ke tingkat desa. Berbagai turnamen dan pertandingan antarkampung maupun antarkecamatan kerap menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan minat olahraga.
Namun, besarnya animo masyarakat tersebut perlu diikuti dengan sistem pembinaan yang jelas. Jangan sampai talenta-talenta muda hanya muncul ketika ada turnamen, kemudian menghilang setelah pertandingan berakhir.
Di sinilah tantangan besar yang harus dijawab kepengurusan PBVSI Musi Rawas.
Pengurus tidak hanya dituntut mampu menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga harus membangun ekosistem pembinaan atlet mulai dari usia dini, menjaring pemain potensial dari berbagai kecamatan, meningkatkan kualitas pelatih, hingga memberikan ruang kompetisi yang berkesinambungan.
Kehadiran Wakil Bupati H. Suprayitno dalam pelantikan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Musi Rawas.
Dukungan tersebut tentunya harus diterjemahkan menjadi kerja nyata. Sebab, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, disiplin, fasilitas yang memadai, kompetisi yang rutin, serta keberanian untuk memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda.
PBVSI Musi Rawas juga memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan pembinaan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu. Potensi atlet bisa saja tersebar di berbagai desa dan kecamatan yang selama ini belum mendapatkan perhatian maksimal.
Karena itu, pendataan atlet dan pemetaan potensi pemain menjadi langkah penting. Dari sana, pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga atlet yang memiliki kemampuan dapat dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Pelantikan pengurus baru diharapkan menjadi titik awal untuk membangun PBVSI Musi Rawas yang lebih aktif, profesional dan mampu melahirkan prestasi.
Masyarakat tentu tidak hanya menunggu siapa yang duduk dalam struktur kepengurusan. Yang lebih penting adalah apa program yang akan dijalankan dan sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak terhadap perkembangan bola voli di Musi Rawas.
Dengan dukungan pemerintah daerah, klub, sekolah, pelatih, atlet, serta masyarakat, bola voli Musi Rawas memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh.
Kini, setelah kepengurusan dilantik, pembuktian ada di lapangan.
Bukan sekadar nama besar organisasi, bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagaimana PBVSI Musi Rawas mampu menjawab harapan masyarakat dengan mencetak atlet berprestasi dan membawa nama Kabupaten Musi Rawas bersaing di level yang lebih tinggi.
Pelantikan pada Rabu 09 September 2026 pun diharapkan menjadi momentum untuk mengubah semangat menjadi program, program menjadi pembinaan, dan pembinaan menjadi prestasi.
(Red/An)
