banner 728x250

Pelantikan IWO 2025–2030: Awal Baru Pers Daerah yang Lebih Tajam dan Berintegritas.

Ulasanrakyat.Com — Musi Rawas, Sumsel.
Kepengurusan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang sarat makna konsolidasi organisasi, Jumat (17/4/2026), di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IWO, H. Teuku Yudis Adi Nugraha, M.I.Kom., yang secara simbolis mengukuhkan jajaran pengurus IWO tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IWO Pusat menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal penguatan peran strategis insan pers, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

“Kami berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjaga marwah organisasi dan menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART. Integritas dan profesionalisme harus menjadi landasan utama,” tegasnya.

Suasana acara berlangsung penuh keakraban, dihadiri unsur pemerintah daerah, insan pers, serta tokoh masyarakat.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi penting untuk memperkuat eksistensi jurnalisme online di Sumatera Selatan, khususnya di wilayah Musi Rawas dan Lubuklinggau.

Pelantikan ini juga menandai komitmen IWO dalam mendorong jurnalisme digital yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Dalam konteks pembangunan daerah, kehadiran pers dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.

Bupati Banyuasin, H.M. Toha Tohet, S.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap peran IWO sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan media.

“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan mendidik masyarakat.
Sinergi yang baik akan menciptakan iklim informasi yang sehat dan mencerahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rudi Rediansyah sebagai bagian dari kepengurusan yang baru dilantik menyampaikan harapannya agar IWO Musi Rawas dan Lubuklinggau mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan publik.

Ia menegaskan bahwa kehadiran IWO bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang konstruktif.

“Kami siap memberikan masukan dan mengawal kebijakan agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Pers harus hadir sebagai penyeimbang dan pengawas jalannya pemerintahan,” ungkapnya.

Pelantikan ini juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru, publik menaruh harapan besar agar IWO Musi Rawas dan Lubuklinggau mampu tampil lebih progresif, kritis, serta konsisten dalam menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi digital.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pers daerah tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga semakin matang secara kualitas dalam mendukung pembangunan daerah yang transparan, partisipatif, dan berkeadilan.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *