Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2026 berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Kamis (10/09/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Musi Rawas, Apt. Yani Yandika Saputra, S.Farm., dan dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas serta jajaran Forkopimda, sekretaris daerah Ali Sadikin, OPD dan anggota DPRD. Sekretaris DPRD Musi Rawas Elbaroma, S.E., M.Si. melaporkan sebanyak 21 dari 40 anggota DPRD hadir sehingga rapat dinyatakan memenuhi kuorum.
Dalam pandangan umum, sejumlah fraksi memberikan apresiasi terhadap rancangan perubahan APBD 2026. Namun, berbagai catatan kritis juga disampaikan, terutama menyangkut kemampuan fiskal daerah, belanja pegawai, infrastruktur, transfer pemerintah pusat hingga efektivitas penyerapan anggaran.
Fraksi Golkar menjadi salah satu fraksi yang menyampaikan sorotan cukup tajam. Golkar mencermati kenaikan pendapatan daerah sekitar 7,38 persen, sementara belanja daerah meningkat lebih tinggi. Fraksi ini juga menyoroti proporsi belanja pegawai yang masih sekitar 42,8 persen, jauh di atas batas maksimal 30 persen sebagaimana ketentuan yang mereka soroti.
Golkar turut mempertanyakan penurunan dana desa, turunnya target retribusi daerah, ketergantungan pembiayaan terhadap SiLPA, serta meminta penjelasan mengenai bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Di sisi lain, kenaikan anggaran infrastruktur mendapat perhatian positif. Fraksi Golkar menyoroti peningkatan belanja modal jalan, jaringan dan irigasi serta anggaran Dinas PUBM. Namun, pemerintah daerah diminta memastikan peningkatan anggaran tersebut benar-benar menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan tidak kembali menimbulkan persoalan penyerapan maupun kewajiban kepada pihak ketiga.
Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar perubahan APBD benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik serta penguatan ekonomi masyarakat diminta menjadi prioritas. Fraksi ini juga mengingatkan agar setiap program memiliki perencanaan matang sehingga anggaran dapat direalisasikan tepat waktu dan tepat sasaran.
Sementara Fraksi Gerindra mendorong optimalisasi PAD, peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan UMKM serta sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Gerindra juga mengingatkan agar peningkatan belanja modal sekitar Rp336,5 miliar dikelola secara efektif, efisien dan akuntabel.
Fraksi PKS menyoroti tingginya ketergantungan Musi Rawas terhadap dana transfer pemerintah pusat. PKS juga meminta penataan kembali pegawai agar distribusi tenaga lebih efektif serta memberikan perhatian khusus terhadap anggaran penanganan bencana, mengingat potensi kebakaran dan kondisi cuaca ekstrem.
Sedangkan Fraksi PAN menekankan pentingnya penyusunan APBD yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, jalan, jembatan dan pelayanan dasar diminta tetap mendapat perhatian dalam perubahan anggaran.
Fraksi Demokrat Kebangkitan Bangsa turut mempertanyakan optimisme pemerintah dalam mencapai target APBD Perubahan 2026 di tengah kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Fraksi ini juga mendorong peningkatan belanja langsung serta program yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.
Rapat kemudian ditutup oleh Wakil Ketua II DPRD Musi Rawas, Yani Yandika Saputra. Ia menyampaikan bahwa seluruh pandangan umum fraksi akan menjadi bahan dalam tahapan pembahasan berikutnya.
Rapat paripurna selanjutnya dijadwalkan Jumat (11/9/2026) pukul 14.00 WIB, dengan agenda mendengarkan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD.
Dengan demikian, bola kini berada di tangan pemerintah daerah untuk memberikan jawaban atas berbagai catatan dan pertanyaan fraksi, sekaligus memastikan perubahan APBD 2026 tidak sekadar mengubah angka, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Musi Rawas.
(Red/An)
















