banner 728x250

Hindari Lubang di Tengah Jalan, Truk Box Indomaret Terbalik dan Hantam Tiang Listrik di BTS Ulu.

Ulasanrakyat com — Musi Rawas.
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lintas Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (16/09/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil box Colt Diesel nomor polisi B 9267 SCS yang mengangkut barang Indomaret dari Bengkulu menuju Palembang. Kendaraan tersebut dikemudikan Zaki bin Zahidin, 23 tahun, yang bekerja sebagai sopir dan berdomisili di Perumahan Pondok Palm Indah Blok G No. 01 RT.09, Palembang.

Peristiwa itu menjadi perhatian karena kecelakaan terjadi saat kondisi jalan masih gelap dan kendaraan melintas pada dini hari. Berdasarkan keterangan anggota Polsek BTS Ulu Cecar yang saat itu sedang melakukan patroli, kendaraan melaju dari arah Lubuklinggau menuju Palembang.

Saat melintas di kawasan Jalan Payo Lebar, Desa Tambangan, sopir disebut berupaya menghindari lubang yang berada di bagian tengah jalan.

Dalam situasi tersebut, sopir membanting kemudi ke arah kiri. Namun, roda kendaraan kemudian keluar dari badan jalan aspal yang dicor. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan menghantam tiang listrik di pinggir jalan.

Benturan cukup keras membuat perjalanan pengiriman barang tersebut terhenti. Kendaraan yang semula melaju menuju Palembang itu akhirnya berada dalam posisi terbalik di sisi jalan.

Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sopir, Zaki, dilaporkan tidak mengalami cedera maupun luka dalam kecelakaan tersebut.

Meski demikian, kecelakaan ini kembali memperlihatkan bahwa kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, khususnya pada jalur yang dilalui kendaraan pada malam hingga dini hari.

Lubang yang berada di tengah jalan dapat menjadi persoalan serius ketika pengemudi harus mengambil keputusan secara cepat untuk menghindarinya. Terlebih, kondisi penerangan dan jarak pandang pada malam hari tentu berbeda dibandingkan siang hari.

Dalam kasus ini, berdasarkan keterangan awal petugas yang melakukan patroli, manuver menghindari lubang menjadi rangkaian awal sebelum kendaraan keluar dari badan jalan, terbalik, kemudian menghantam tiang listrik.

Namun, penyebab kecelakaan tetap perlu dilihat secara menyeluruh berdasarkan hasil penanganan dan pemeriksaan petugas di lapangan. Kondisi kendaraan, situasi jalan, kecepatan, pencahayaan, serta faktor lainnya merupakan bagian penting dalam memastikan kronologi secara lengkap.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para pengemudi yang melintasi jalur Musi Rawas, khususnya pada malam hari, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan tidak memaksakan kecepatan ketika menghadapi kondisi yang berpotensi membahayakan.

Bagi pengelola dan pihak terkait, kondisi jalan yang memiliki lubang di jalur lalu lintas juga patut menjadi perhatian. Sebab, kerusakan jalan yang terlihat sederhana dapat berubah menjadi ancaman keselamatan ketika pengemudi harus melakukan manuver mendadak untuk menghindarinya.

Kecelakaan di Desa Tambangan ini memang tidak menelan korban jiwa. Namun, fakta bahwa kendaraan sampai terbalik dan menghantam tiang listrik menunjukkan bahwa risiko di jalan tidak bisa dianggap sepele.

Masyarakat tentu berharap kondisi jalan yang berlubang maupun titik-titik rawan lainnya dapat segera ditangani dan diberi tanda peringatan apabila belum memungkinkan dilakukan perbaikan permanen.

Sementara itu, pengemudi juga diimbau tetap berhati-hati, terutama ketika melintasi jalur pada malam dan dini hari, dengan memperhatikan kondisi jalan serta menjaga kecepatan agar dapat mengantisipasi rintangan yang muncul secara tiba-tiba.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tunggal tersebut. Penanganan selanjutnya dilakukan sesuai prosedur oleh pihak terkait.

(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *