banner 728x250

AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Marwan Ashari Pimpin Periode 2026–2031: Tantangan Profesionalisme dan Masa Depan Media Konvergensi.

Ulasantakyat.com — Musi Rawas.
Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Musi Rawas resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah 17 anggota kepengurusan masa bakti 2026–2031 dilantik di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Selasa (27/10/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian dan pengukuhan pengurus organisasi. Momentum tersebut menjadi titik awal bagi AMKI Musi Rawas untuk memperkuat profesionalisme perusahaan media, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menjawab tantangan industri pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

H. Marwan Ashari, S.H., dipercaya memimpin AMKI Kabupaten Musi Rawas untuk lima tahun ke depan, didampingi Alam Budi Kusuma sebagai sekretaris dan Anggit Prabowo, S.Kom., sebagai bendahara.

Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadikan AMKI sebagai wadah penguatan perusahaan media, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pers yang profesional, adaptif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Ketua AMKI Provinsi Sumatera Selatan KMS. Dede Umar, Sekretaris AMKI Sumsel Novas Riady, Ketua Dewan Pakar Agus Srimudin, Ketua Bidang Organisasi Rizal Vahlevi, serta jajaran pengurus AMKI tingkat provinsi.

Hadir pula perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Musi Rawas, Polres Musi Rawas, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta insan pers.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan kelembagaan antara organisasi media, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

Di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, perusahaan media menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Kecepatan penyebaran berita melalui platform digital harus diimbangi dengan ketepatan informasi, verifikasi fakta, independensi, dan tanggung jawab jurnalistik.

Media tidak cukup hanya hadir di ruang digital. Media juga dituntut menjaga kredibilitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.

Dalam konteks tersebut, keberadaan AMKI Musi Rawas diharapkan tidak berhenti pada aktivitas seremonial dan agenda organisasi semata. Kepengurusan baru perlu menerjemahkan amanah pelantikan menjadi program kerja yang nyata, terukur, dan dirasakan manfaatnya oleh perusahaan media maupun masyarakat.

Penguatan kapasitas anggota, peningkatan literasi digital, pendidikan jurnalistik, pendampingan hukum, serta perluasan kemitraan strategis menjadi sejumlah bidang yang dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri media saat ini.

Dengan demikian, AMKI dapat mengambil peran sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat kapasitas perusahaan media sekaligus mendorong terciptanya informasi yang berkualitas bagi publik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Ustadz Paisol Fanani. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan AMKI Kabupaten Musi Rawas oleh Sekretaris AMKI Sumsel, Novas Riady.

Prosesi berlanjut dengan pembacaan sumpah pelantikan yang dipimpin Ketua AMKI Provinsi Sumatera Selatan, KMS. Dede Umar.

Setelah pengucapan sumpah, dilakukan penyerahan bendera pataka AMKI kepada Ketua AMKI Kabupaten Musi Rawas, H. Marwan Ashari, S.H.

Penyerahan pataka tersebut menjadi simbol dimulainya tanggung jawab kepemimpinan dalam menjalankan roda organisasi, memperkuat solidaritas antaranggota, serta membangun sinergi demi kemajuan perusahaan media di Kabupaten Musi Rawas.

Suasana pelantikan semakin bermakna ketika bendera pataka dikibarkan oleh Marwan Ashari bersama Sekretaris AMKI Kabupaten Musi Rawas, Alam Budi Kusuma, Anggit Prabowo, S.Kom., dan jajaran anggota yang hadir.

Prosesi tersebut menandai dimulainya masa pengabdian kepengurusan AMKI Musi Rawas periode 2026–2031 dengan berbagai tantangan dan tanggung jawab yang menanti.

Berdasarkan susunan kepengurusan yang disampaikan, berikut jajaran pengurus AMKI Kabupaten Musi Rawas yang baru dilantik:

Pengurus inti
* Ketua: H. Marwan Ashari, S.H.
* Sekretaris: Alam Budi Kusuma.
* Bendahara: Anggit Prabowo,
S.Kom.

Bidang Organisasi dan Keanggotaan
* Ketua Hengki Candra Agus.
* Anggota: Marzulian.

Bidang Kerja Sama dan Hubungan Daerah
* Ketua Jamil Amir.
* Anggota Nofi Ardiyanto dan Niko
Doni.

Bidang Penelitian dan Pengembangan
* Ketua Jamil Amir.
* Anggota Sugeng Prayoga.

Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan
* Ketua Faisol Fanani.
* Anggota Adi Arianza.

Bidang Hukum dan Advokasi
* Ketua Riki.
* Anggota Epranika Prandita.

Bidang Teknologi Digital dan Media Siber
* Ketua Andep Musrapa.
* Anggota Hanapiyah.

Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)
* Ketua Andy Yulaismai.
* Anggota Azhari Oramahai.

Susunan tersebut menempatkan sejumlah bidang strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi. Bidang organisasi dan keanggotaan memiliki peran dalam menjaga konsolidasi internal, sedangkan bidang kerja sama diharapkan membuka ruang komunikasi dan kemitraan yang lebih luas.

Di sisi lain, bidang penelitian dan pengembangan, pendidikan dan kesejahteraan, hukum dan advokasi, serta teknologi digital dan media siber berpotensi menjadi penggerak peningkatan kualitas dan daya saing perusahaan media.

Sementara itu, bidang humas diharapkan mampu memperkuat komunikasi organisasi dengan para pemangku kepentingan serta memperluas pengenalan AMKI di tengah masyarakat.

Pelantikan kepengurusan baru membawa harapan sekaligus tanggung jawab besar. Tantangan utama AMKI Musi Rawas bukan hanya membangun eksistensi organisasi, tetapi juga memastikan setiap program kerja memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat bagi anggotanya.

Profesionalisme perusahaan media perlu diwujudkan melalui penguatan manajemen, peningkatan kompetensi wartawan dan pekerja media, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, serta komitmen terhadap akurasi dan keberimbangan informasi.

Dalam menjalankan fungsi pers, perusahaan media juga perlu tetap memperhatikan independensi editorial dan kepentingan publik. Kemitraan dengan pemerintah maupun lembaga lainnya penting untuk membuka ruang komunikasi, tetapi tidak boleh menghilangkan sikap kritis media terhadap kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pers.

AMKI juga diharapkan mampu mendorong anggotanya agar tidak terjebak pada persaingan kecepatan pemberitaan semata. Di tengah maraknya informasi yang belum terverifikasi, kualitas berita, kedalaman informasi, dan tanggung jawab kepada pembaca harus tetap menjadi prioritas.

Karena itu, keberhasilan kepengurusan periode 2026–2031 nantinya akan sangat ditentukan oleh kemampuan menjalankan program secara konsisten, memperkuat kebersamaan anggota, serta membangun kemitraan tanpa mengorbankan independensi pers.

Masa bakti 2026–2031 menjadi kesempatan bagi AMKI Kabupaten Musi Rawas untuk memperkuat fondasi organisasi dan meningkatkan kontribusinya terhadap perkembangan industri media di daerah.

Harapan terhadap kepengurusan baru tidak cukup diwujudkan melalui struktur organisasi yang lengkap. Diperlukan langkah konkret, mulai dari penyusunan program prioritas, penguatan kapasitas anggota, perluasan jaringan kerja sama, hingga evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kegiatan.

Dengan dukungan dan partisipasi seluruh anggota, AMKI Musi Rawas diharapkan mampu tumbuh sebagai organisasi yang solid, profesional, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan organisasi media bukan semata-mata terletak pada kemeriahan pelantikan atau besarnya struktur kepengurusan, melainkan pada kontribusi nyata yang dihasilkan setelah amanah diberikan.

Pelantikan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas tersebut menjadi langkah awal. Tantangan sesungguhnya kini berada di hadapan pengurus: membuktikan bahwa AMKI mampu memperkuat perusahaan media, meningkatkan kualitas jurnalistik, dan ikut membangun ekosistem informasi yang sehat, kredibel, serta bermanfaat bagi masyarakat Musi Rawas.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *