Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, AMD.IP, S.H., M.Si, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ajakan untuk kembali meneladani akhlak, sikap, dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Herdianto menekankan, keteladanan Rasulullah memiliki nilai penting dalam membentuk pribadi yang berakhlak, berintegritas, peduli terhadap sesama serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Mari kita meneladani akhlak Rasulullah dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mewujudkan pribadi yang unggul dan berkah,” ujar Herdianto.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi jangan berhenti pada kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri, termasuk dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun membangun hubungan yang harmonis di lingkungan sosial.
Herdianto juga memberikan perhatian khusus kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi kesempatan bagi seluruh warga binaan untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri dan menata kembali kehidupan menuju masa depan yang lebih baik.
Ia mengajak warga binaan untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai contoh dalam menjalani proses pembinaan. Nilai kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian dan sikap saling menghormati diharapkan dapat terus ditanamkan selama menjalani masa pembinaan.
“Harapan kami kepada seluruh warga binaan, jadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri. Ikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, tanamkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan jadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Herdianto.
Menurutnya, perubahan tidak hanya ditunjukkan melalui perkataan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku dan tindakan nyata.
Dengan demikian, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan.
Herdianto juga berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mampu memperkuat persaudaraan, kepedulian dan semangat kebersamaan, baik di lingkungan Lapas maupun di tengah masyarakat.
“Semoga dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita semakin mencintai beliau, meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari, serta mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan oleh siapa saja dan dalam kondisi apa pun, termasuk oleh warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan masyarakat.
(Red/An)













