banner 728x250

Desa Muara Beliti Baru Perkuat Perang Melawan Stunting, Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Pemerintah Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Rembug Stunting yang digelar di Kantor Desa Muara Beliti Baru, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, instansi terkait, serta masyarakat dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Muara Beliti Supriadi, M.Pd., Kepala Desa Muara Beliti Baru Zaipul Basri, Sekretaris Desa Zulkifli beserta jajaran pemerintah desa, Ketua BPD Helmi bersama anggota BPD, Penyuluh KB Kecamatan Muara Beliti Vauzia Oktasari, perwakilan Puskesmas Muara Beliti Restandi D. Prakosa, Danramil, Bhabinkamtibmas Hedi Wijaya, S.H., M.H., Pendamping Desa Fenty Indriani, S.T., Donan Putra Wansyah, Benjonson, S.Pd., Bidan Desa Maryani, kader Posyandu, kader KPM Desna, S.H., Ketua PKK Evi Yuvita, serta Tenaga Ahli dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

Dalam pemaparannya, perwakilan Puskesmas Muara Beliti, Restandi D. Prakosa, menjelaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai usianya, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pemenuhan gizi yang cukup, pola hidup sehat, sanitasi lingkungan yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan semua unsur, mulai dari keluarga, pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Penyuluh KB Kecamatan Muara Beliti, Vauzia Oktasari, memberikan arahan terkait pentingnya perencanaan keluarga dan pola pengasuhan anak yang baik. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.

Menurutnya, edukasi kepada calon pengantin, ibu hamil, hingga keluarga yang memiliki balita harus terus dilakukan agar pemahaman mengenai pentingnya gizi dan kesehatan semakin meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Muara Beliti Baru, Zaipul Basri, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam berbagai program kesehatan di desanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada para lansia dan masyarakat Desa Muara Beliti Baru sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga.

“Atas nama Pemerintah Desa Muara Beliti Baru, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat kami, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” ujar Zaipul Basri.

Lebih lanjut, Zaipul Basri mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat Desa Muara Beliti Baru saat ini terus menunjukkan perkembangan yang positif. Berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah desa bersama tenaga kesehatan dan kader-kader lapangan telah memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan rembug stunting ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, melainkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.

Rembug stunting sendiri merupakan salah satu tahapan penting dalam perencanaan pembangunan desa yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai permasalahan kesehatan dapat diidentifikasi sejak dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat, Desa Muara Beliti Baru optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian di bidang kesehatan. Harapan besar pun disematkan agar generasi masa depan desa tumbuh sehat, cerdas, produktif, dan mampu menjadi penerus pembangunan yang berkualitas.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta diakhiri dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Musi Rawas.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *