Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirayakan dengan seremoni dan kegiatan seremonial semata. Polres Musi Rawas bersama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas membuktikan komitmennya melalui aksi nyata dengan membedah dua unit rumah tidak layak huni milik warga Desa Pangkalan Tarun, Kecamatan BTS Ulu, menjadi rumah permanen yang layak ditempati.
Program kemanusiaan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Rabu (24/06/2026). Kegiatan ini dihadiri Kapolsek BTS Ulu yang mewakili Kapolres Musi Rawas, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang mewakili Bupati Musi Rawas, Camat BTS Ulu, Danramil Muara Keling, serta Kepala Desa Pangkalan Tarun.
Bedah rumah tersebut menjadi salah satu hadiah istimewa dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bukti nyata sinergitas antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini bermula dari kepedulian personel Bhabinkamtibmas saat melaksanakan sambang dan pembinaan kepada warga di desa binaannya. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan masih ada masyarakat yang hidup di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Kapolres Musi Rawas. Berbekal semangat pengabdian kepada masyarakat, laporan tersebut segera ditindaklanjuti dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas hingga akhirnya program bedah rumah dapat direalisasikan.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi masyarakat karena menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial yang dihadapi warga.
Melalui program ini, Polres Musi Rawas ingin memastikan masyarakat dapat hidup lebih nyaman, aman, dan sehat di lingkungan tempat tinggal yang layak. Rumah yang kokoh dan nyaman diyakini akan meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus menciptakan suasana lingkungan yang lebih harmonis.
Kegiatan bedah rumah ini juga menjadi implementasi nyata semangat Polri Presisi yang terus dikedepankan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepedulian terhadap kondisi sosial warga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Ini wujud Polri Presisi Mengabdi untuk Negeri. Polisi tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika masyarakat memiliki rumah yang layak, mereka akan merasa lebih tenang dan nyaman. Kondisi tersebut tentu berdampak positif terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkap perwakilan Polres Musi Rawas.
Sinergi antara Polres Musi Rawas dan Pemkab Musi Rawas dalam program bedah rumah ini menjadi contoh kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran negara melalui berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Warga Desa Pangkalan Tarun pun menyambut penuh rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang merasakan manfaatnya.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Musi Rawas menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bedah rumah ini menjadi simbol kepedulian, gotong royong, dan semangat membangun kehidupan yang lebih baik bagi warga Musi Rawas.
(Junaidi)













