banner 728x250

Pemkab Musi Rawas Gaspol Hadapi PENAS XVIII 2026, Mukhlisin Tekankan Prestasi Bukan Sekadar Partisipasi

Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas.
Langkah serius ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam menatap ajang nasional PENAS Petani Nelayan XVIII 2026. Tak ingin sekadar menjadi pelengkap, daerah ini mulai memanaskan mesin persiapan melalui rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Mukhlisin, Rabu (06/05/2026), di Ruang Rapat Bina Praja Setda Kabupaten Musi Rawas.

Rapat ini bukan agenda biasa. Di dalamnya, tersusun arah besar bagaimana Musi Rawas harus tampil: kuat, kompetitif, dan membawa identitas sebagai daerah dengan potensi pertanian dan perikanan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mukhlisin dalam arahannya menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang yang akan digelar di Gorontalo ini harus memiliki target jelas. Ia menolak pola lama yang hanya berorientasi pada kehadiran tanpa hasil nyata.

“Jangan hanya hadir. Kita harus tampil, menunjukkan kualitas, dan membawa pulang manfaat bagi daerah,” tegasnya dengan nada serius.

Menurutnya, PENAS Petani Nelayan XVIII 2026 merupakan panggung strategis untuk memperkenalkan inovasi lokal, memperluas jaringan nasional, hingga membuka peluang investasi di sektor pertanian dan perikanan. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat dan terkoordinasi.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada sejumlah aspek krusial. Mulai dari penentuan peserta terbaik, kesiapan materi pameran, hingga penguatan kapasitas petani dan nelayan yang akan menjadi duta daerah.
Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap perwakilan bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Tak hanya itu, kesiapan produk unggulan juga menjadi sorotan. Musi Rawas dinilai memiliki banyak potensi yang layak dipamerkan di tingkat nasional, mulai dari hasil pertanian unggulan hingga produk olahan perikanan yang bernilai ekonomi tinggi.

Rapat ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk logistik dan pembinaan teknis sebelum keberangkatan. Semua dirancang agar tidak ada celah kelemahan saat tampil di ajang nasional nanti.

Optimisme pun menguat. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang terukur, Musi Rawas diyakini mampu tampil mencolok di PENAS Petani Nelayan XVIII 2026. Lebih dari itu, keikutsertaan ini diharapkan menjadi titik loncatan untuk mendorong transformasi sektor pertanian dan perikanan menuju arah yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar, bahwa momentum ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan—sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *