Ulasanrkyat.com – Lubuklinggau.
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Lubuklinggau resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026–2029. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum pembuktian komitmen dalam menjaga profesionalisme pers, memperkuat perusahaan media siber, dan meningkatkan kepercayaan publik.
Kegiatan berlangsung di Hall Cinema, lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Selasa (20/10/2026). Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, hadir sekaligus menyerahkan pataka kepada Ketua SMSI Kota Lubuklinggau, Ali Mu’ap, S.M., S.H., sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepemimpinan organisasi.
Dalam sambutannya, Ali Mu’ap menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau serta seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, dukungan dan komunikasi yang terjalin dengan berbagai pihak, termasuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Lubuklinggau, menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun kemitraan yang konstruktif.
Namun, tantangan SMSI ke depan tidak berhenti pada penguatan hubungan organisasi. Di tengah derasnya arus informasi digital, perusahaan media dituntut mampu menyajikan berita yang cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sinergi antara media dan pemerintah dinilai penting untuk mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat. Meski demikian, kemitraan tersebut harus tetap berjalan dengan menghormati independensi pers dan fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.
Media tidak cukup hanya mengejar kecepatan dan jumlah pembaca. Akurasi, verifikasi fakta, etika jurnalistik, serta keberimbangan pemberitaan harus menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Karena itu, kepengurusan SMSI Kota Lubuklinggau periode 2026–2029 diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi perusahaan media siber, meningkatkan kapasitas pengelola media, serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat dan profesional.
Ali Mu’ap juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan maupun perjalanan organisasi terdapat kekurangan atau perkataan yang kurang berkenan. Ia berharap kebersamaan dan komunikasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara.
Pengukuhan berlangsung lancar hingga selesai. Kini, kepengurusan baru SMSI Kota Lubuklinggau menghadapi pekerjaan yang lebih besar: membuktikan amanah melalui program nyata, memperkuat solidaritas antaranggota, dan menghadirkan media yang tidak hanya aktif memberitakan, tetapi juga dipercaya masyarakat.
Sebab, ukuran keberhasilan organisasi pers bukan sekadar pengukuhan pengurus, melainkan kontribusi nyata dalam menjaga kualitas informasi dan marwah jurnalistik.
(Red/An)













