banner 728x250

Tak Kenal Weekend, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Tetap Produktif dan Disiplin.

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti. Akhir pekan biasanya menjadi waktu untuk beristirahat dan bersantai. Namun, suasana berbeda terlihat di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Memasuki Sabtu (22/08/2026), warga binaan tetap menjalankan berbagai aktivitas kerja dan pembinaan kemandirian dengan penuh semangat.

Sejak pagi, sejumlah warga binaan telah menjalankan aktivitas masing-masing sesuai bidang dan program yang tersedia di lingkungan Lapas. Mereka tidak menjadikan datangnya weekend sebagai alasan untuk menghentikan rutinitas pembinaan yang selama ini dijalani.

Berbagai kegiatan produktif dilakukan, mulai dari menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, pemeliharaan area kerja, hingga kegiatan pertanian dan perkebunan. Selain itu, warga binaan juga mengikuti aktivitas keterampilan lainnya sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Aktivitas tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan di balik tembok Lapas tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga mendorong warga binaan memiliki kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Lebih jauh, kegiatan kerja yang dilakukan secara rutin menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif. Warga binaan dilatih untuk memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sekaligus memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang memiliki nilai produktif.

Dengan suasana kerja yang tertib namun tetap santai, warga binaan terlihat menjalankan tugas masing-masing secara konsisten. Setiap kegiatan dikerjakan sesuai bidangnya dengan tetap memperhatikan ketertiban dan tanggung jawab.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Sebab, perubahan tidak hanya dibangun melalui aturan, tetapi juga melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus.

Kegiatan produktif di akhir pekan sekaligus menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak mengenal kata libur. Selama program tersedia dan dapat dilaksanakan, warga binaan terus diarahkan untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif.

Bagi warga binaan, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.

Semangat bekerja di hari Sabtu pun menjadi pesan sederhana bahwa keterbatasan ruang bukan alasan untuk berhenti berkembang. Dari lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, warga binaan terus didorong untuk membangun kedisiplinan, mengasah keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan yang lebih produktif di masa mendatang.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *