Ulasanrakyat.Com — Lubuklinggau.
Kontestasi calon Direktur PDAM Kota Lubuklinggau kian memanas seiring munculnya dukungan dari berbagai tokoh. Salah satu dukungan yang cukup menyita perhatian datang dari Azam, Ketua DPD LBH PETA Sumatra Selatan, yang secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada advokat Feri Isrop, S.H.
Dalam pernyataannya, Azam tidak sekadar menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga memberikan penilaian langsung terhadap kapasitas dan rekam jejak Feri Isrop. Ia mengaku mengenal secara personal dedikasi dan kerja nyata yang telah ditunjukkan selama ini.
“Saya atas nama Azam selaku Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan mengucapkan selamat kepada saudara Feri Isrop, S.H., atas keikutsertaan dalam kompetisi PDAM Kota Lubuklinggau. Saya mengenal secara langsung dedikasi dan kerja nyata dari beliau,” ungkapnya.
Pernyataan ini bukan tanpa makna. Di tengah sorotan publik terhadap kinerja dan tata kelola PDAM yang selama ini kerap menjadi perhatian, dukungan dari tokoh seperti Azam dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Feri Isrop memiliki nilai lebih dibanding kandidat lainnya.
Azam bahkan menilai Feri sebagai figur yang tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga karakter kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membawa perubahan. Ia menyebut Feri sebagai sosok inovatif, kreatif, dan penuh semangat dalam membangun.
“Feri Isrop adalah sosok yang inovatif, kreatif, dan memiliki semangat positif dalam membangun serta membawa perubahan. Ini momentum yang tepat untuk menunjukkan bahwa Kota Lubuklinggau mampu berprestasi dan menjadi juara,” tegasnya.
Di balik pernyataan tersebut, tersirat harapan besar agar PDAM tidak lagi berjalan dengan pola lama. Publik menginginkan adanya pembaruan, baik dari sisi pelayanan, manajemen, hingga transparansi. Sosok pemimpin yang berani melakukan terobosan menjadi kebutuhan mendesak.
Feri Isrop, dengan latar belakang sebagai advokat, dinilai memiliki perspektif berbeda dalam melihat persoalan tata kelola. Pengalaman di bidang hukum dan advokasi dianggap dapat menjadi modal penting dalam memperkuat sistem, mengurangi potensi penyimpangan, serta mendorong profesionalisme di tubuh perusahaan daerah.
Lebih jauh, Azam berharap keikutsertaan Feri tidak sekadar menjadi formalitas dalam seleksi, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga keikutsertaan ini membawa hasil terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Lubuklinggau,” ujarnya.
Dukungan ini pun memantik perhatian publik. Tidak sedikit masyarakat yang mulai menaruh harapan terhadap munculnya pemimpin baru yang mampu membawa PDAM ke arah yang lebih baik—lebih transparan, lebih profesional, dan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Kini, sorotan tertuju pada proses seleksi. Publik berharap mekanisme yang berjalan benar-benar objektif, bebas dari kepentingan, dan mampu melahirkan figur terbaik. Jika tidak, kepercayaan masyarakat bisa kembali tergerus.
Di tengah dinamika tersebut, satu hal yang pasti; dukungan terbuka dari tokoh seperti Azam telah menempatkan Feri Isrop sebagai salah satu kandidat kuat yang patut diperhitungkan dalam perebutan kursi panas Direktur PDAM Kota Lubuklinggau.
(Red/An)













