Ulasaneakyat.com – Musi Rawas.
Di tengah upaya membangun sistem pembinaan yang lebih modern dan humanis, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan sosial yang positif dan produktif.
Komitmen itu kembali ditunjukkan melalui kunjungan koordinasi jajaran lapas ke Kantor Desa Muara Beliti Baru dalam rangka penguatan program desa binaan serta peningkatan kerja sama lintas instansi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Albert, bersama jajaran staf kegiatan kerja. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan, namun tetap membahas berbagai langkah strategis terkait kolaborasi program pembinaan warga binaan, pemberdayaan sosial, hingga penguatan hubungan kelembagaan antara lapas dan pemerintah desa.
Koordinasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam membangun pola pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pendekatan sosial dan kemanusiaan.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak menekankan pentingnya komunikasi aktif dan sinergi berkelanjutan demi mendukung berbagai program pembinaan yang mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, mengatakan bahwa hubungan harmonis antara lapas dan lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa sebagai mitra dalam mendukung program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan,” ujar Herdianto.
Menurutnya, proses pembinaan warga binaan tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan berbagai pihak. Pemerintah desa dan masyarakat sekitar memiliki peran penting dalam membantu menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan mendukung perubahan positif.
Ia menambahkan, program desa binaan menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan pemasyarakatan modern yang lebih terbuka terhadap kerja sama lintas sektor.
Tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, program tersebut juga diarahkan untuk menciptakan pemberdayaan yang berkelanjutan melalui berbagai kegiatan sosial, pelatihan keterampilan, hingga penguatan hubungan kemasyarakatan.
Kunjungan koordinasi tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam membangun citra pemasyarakatan yang lebih humanis dan adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Desa binaan dinilai memiliki posisi strategis sebagai ruang kolaborasi yang mampu menjembatani hubungan antara warga binaan dengan masyarakat luas. Dengan hubungan sosial yang harmonis, program pembinaan diyakini akan lebih efektif dan berdampak dalam jangka panjang.
Langkah aktif lapas menjalin komunikasi bersama pemerintah desa juga mendapat perhatian positif karena dianggap mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembinaan pemasyarakatan.
Sinergi lintas instansi seperti ini dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Dengan adanya koordinasi tersebut, diharapkan hubungan antara Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dan Desa Muara Beliti Baru semakin kuat dalam menghadirkan program-program pembinaan yang humanis, inovatif, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
(Red/An)













