banner 728x250

Respon Cepat, Polres Musi Rawas Tanggapi Insiden Warga Diserang Beruang di Sukakarya

Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
Di tengah ketenangan aktivitas perkebunan, sebuah insiden menimpa seorang petani di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Junaidi (47), seorang warga Dusun I Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, menjadi korban serangan ganas seekor beruang liar pada saat sedang berada di kawasan perkebunan.

​Peristiwa tersebut terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya.

Akibat serangan mendadak dari satwa liar tersebut, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
​Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera, warga setempat bersama pihak terkait langsung mengevakuasi Junaidi.

Saat ini, korban telah dilarikan dan sedang menjalani perawatan intensif oleh tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Sobirin.

​Himbauan Kapolres Musi Rawas​Menanggapi insiden berdarah ini, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., langsung memberikan atensi khusus. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa korban dan memberikan instruksi tegas serta himbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sukakarya dan sekitarnya.

​”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para petani yang beraktivitas di dekat kawasan hutan atau perkebunan rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan. Saat pergi ke kebun, usahakan untuk tidak sendirian. Sebisa mungkin berkelompok dan hindari beraktivitas hingga larut malam atau terlalu pagi saat kondisi masih gelap,” tegas AKBP Agung Adhitya Prananta.

​Selain itu, Kapolres juga menekankan beberapa poin penting bagi warga:

​Jangan Bertindak Sendiri: Jika melihat keberadaan atau tanda-tanda satwa liar (seperti jejak kaki atau cakaran beruang), segera menjauh dan jangan mencoba untuk mendekati, memprovokasi, apalagi memburunya sendirian.

​Segera Melapor: Masyarakat diminta aktif melaporkan setiap kemunculan satwa liar kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau pihak berwenang seperti BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) agar dapat dilakukan tindakan penanganan yang tepat dan aman.

​Koordinasi Polsek: Pihak Polres Mura melalui Polsek Jayaloka akan meningkatkan patroli dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi agar konflik antara manusia dan satwa liar ini tidak kembali memakan korban.

​Saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian sedang dipantau ketat oleh aparat kepolisian guna memastikan keamanan warga yang hendak kembali beraktivitas di kebun.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *