Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap III di Desa Bumi Agung pada Kamis (20/11/2025) kembali menjadi sorotan positif setelah berlangsung tertib, aman, dan penuh pengawasan. Turunnya Camat Muara Beliti, Supriadi, M.Pd, secara langsung dalam kegiatan tersebut memberikan warna tersendiri, terutama terkait penegasan soal transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan bantuan untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.
Acara yang digelar di kantor desa itu dihadiri ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Suasana tertib sudah terlihat sejak pagi, ketika warga didominasi para lansia dan ibu rumah tangga menunggu giliran penyaluran. Kehadiran Camat Supriadi menambah legitimasi kegiatan, sekaligus memastikan proses berjalan tanpa hambatan.
Dalam sambutannya, Camat Supriadi menyampaikan arahan tegas. Ia menekankan bahwa BLT-DD merupakan instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat desa, terutama bagi keluarga yang masuk kategori rentan.
“Dana BLT ini harus digunakan untuk kebutuhan pokok, bukan untuk hal-hal yang tidak penting. Dan saya tegaskan, tidak boleh ada pemotongan dari pihak manapun. Ini hak masyarakat dan harus diterima penuh,” tegas Camat Supriadi di hadapan warga.
Arahan tersebut disambut dengan anggukan setuju dari warga yang hadir. Beberapa warga bahkan menyampaikan rasa lega karena pemerintah kecamatan turun langsung memastikan tidak ada oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi.
Tidak hanya soal pemanfaatan BLT, Camat Supriadi juga menegaskan pentingnya pengawasan. Ia menyoroti peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga kontrol yang memiliki mandat memastikan semua proses berjalan sesuai aturan.
“Pengawasan dari BPD itu wajib. Baik dalam pembangunan maupun penyaluran BLT. Jangan sampai ada yang coba-coba bermain-main dengan bantuan masyarakat. Semuanya harus transparan,” ujarnya menutup sambutan.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa pemerintah kecamatan tidak hanya fokus pada penyaluran, tetapi juga integritas seluruh proses tata kelola dana desa.
Selama pelaksanaan, proses penyaluran BLT-DD Tahap III berlangsung rapi. Warga dipanggil satu per satu berdasarkan daftar resmi KPM. Tim desa memastikan tidak ada kerumunan berlebihan, sementara perangkat kecamatan memonitor alur secara langsung.
Beberapa warga yang ditemui menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu, apalagi harga sembako sekarang naik turun,” ujar salah satu KPM.
Momentum penyaluran ini juga menjadi refleksi kepedulian pemerintah dalam memastikan bahwa setiap rupiah dari dana desa benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Penegasan camat dan pengawasan terpadu menjadi bukti bahwa pemerintah kecamatan menjaga integritas pelayanan publik.
Kehadiran Camat Supriadi di Desa Bumi Agung bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah kecamatan Muara Beliti dalam:
– Memperkuat pengawasan sosial
– Menjamin akuntabilitas penyaluran dana desa. – Menjaga agar setiap bantuan negara tepat sasaran – Menghindari potensi penyalahgunaan oleh oknum
Dengan langkah tegas dan pengawasan aktif, pemerintah berharap masyarakat semakin percaya pada penyaluran bantuan dan terus berpartisipasi dalam pengawasan sosial.
Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Bumi Agung pun ditutup dengan suasana penuh kehangatan, harapan, dan komitmen bersama untuk menjaga integritas pembangunan desa.
(Red/An)





















