banner 728x250

Program Ketahanan Pangan di Muara Beliti Disorot: Camat Tekankan Serap Ilmu & Tingkatkan Kapasitas Desa

banner 120x600
banner 468x60

Ulasanrakyat.Com — Musi Rawas. Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Muara Beliti kembali menjadi perhatian serius setelah dilaksanakannya Bimbingan dan Penyuluhan Pelaksana Program dan Kegiatan Ketahanan Pangan yang digelar di Kantor Desa Muara Beliti Baru, Kamis (04/12/2025). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah desa hingga lembaga masyarakat ini disebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan realisasi program pangan di tingkat desa.

banner 325x300

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Camat Muara Beliti, Supriadi, M.Pd, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan ini dengan tekun. Ilmu yang diberikan akan sangat bermanfaat dan harus benar-benar diaplikasikan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di masing-masing desa,” tegas Camat Supriadi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang selama ini berkaitan langsung dengan pengelolaan dan pengawasan program pembangunan desa, di antaranya:

Camat Muara Beliti beserta jajaran, Kepala desa se-Kecamatan Muara Beliti, Perangkat desa dan BUMDes, Ketua dan anggota BPD, Perwakilan DPMD Kabupaten Musi Rawas, Danposramil, Babinkantibmas, Korcam PLD–PD, Tokoh adat, tokoh agama, Masyarakat Desa Muara Beliti Baru.

Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan bahwa persoalan ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi menjadi kerja bersama seluruh elemen penyelenggara pemerintahan dan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Camat Supriadi kembali menegaskan bahwa program ketahanan pangan ini bukan hanya soal penyerapan anggaran, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Ia mengingatkan bahwa setiap peserta memiliki tanggung jawab moral untuk membawa pulang ilmu, meningkatkan kualitas perencanaan, serta mengimplementasikan program secara tepat dan terukur.

Lebih jauh, Camat meminta para kepala desa agar memastikan seluruh perangkat yang menangani bidang ketahanan pangan benar-benar memahami aturan, teknis pelaksanaan, dan pengawasan.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya dianggap formalitas. Kita ingin desa menjadi kuat, mandiri, dan mampu mengelola program ketahanan pangan secara profesional. Jika pemahaman meningkat, maka kualitas pembangunan pun akan meningkat,” ujarnya.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Muara Beliti. Dalam kesempatan tersebut, BKAD menekankan pentingnya sinergi antar-desa dalam menciptakan ketahanan pangan yang merata.

Sinergi antar-desa dinilai dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan efisiensi pelaksanaan program, dan mempercepat solusi jika terdapat masalah di lapangan.

Sebagian masyarakat yang hadir juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya berupa formalitas, melainkan benar-benar menghasilkan solusi konkret untuk memperbaiki tata kelola pangan, mulai dari aspek perencanaan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga pengawasan.

Dengan kondisi harga pangan yang sering berfluktuasi, warga menilai pentingnya perhatian serius terhadap aspek ketahanan pangan sebagai jaring pengaman ekonomi masyarakat desa.

Bimbingan dan penyuluhan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa dan seluruh pihak terkait untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas dalam menjalankan program ketahanan pangan. Semua pihak diharapkan mampu menjalankan peran masing-masing, sehingga program dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Muara Beliti.

(Red/An)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *