Ulasanrakyat.Com – Musi Rawas. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Musi Rawas, Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad, S.H., M.H, menyambut baik silaturahmi sekaligus audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Musi Rawas (PWI Musi Rawas). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Musi Rawas itu menjadi penanda kuatnya komitmen bersama membangun hubungan yang harmonis, profesional, dan saling menguatkan antara insan pers dan aparat penegak hukum.
Audiensi tersebut turut didampingi jajaran Kejari Musi Rawas, di antaranya Kepala Seksi Intelijen Gustian Winanda beserta para pejabat struktural. Dari pihak PWI Musi Rawas hadir Ketua Jhuan Silitonga, Penasehat Firmansyah, Sekretaris Andi Salahudin, Bidang Organisasi Hendi Renaldi, Bidang Olahraga/SIWO Harry Nurdiansyah, Bidang Pendidikan Eko Mustiawan, serta anggota Bidang IT Andi Yulasmai.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Dr. Ema memperkenalkan diri sebagai Kajari yang baru sekitar satu minggu bertugas di Kabupaten Musi Rawas dan untuk pertama kalinya menjalankan amanah di Sumatera Selatan. Kendati baru, ia menegaskan kedekatannya dengan dunia pers.
“Saya ini Jaksa Sahabat Wartawan. Walaupun baru di Musi Rawas, saya cukup dekat dengan wartawan. Komunikasi yang baik sangat penting agar informasi yang disampaikan ke publik tetap berimbang dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dr. Ema menegaskan, Kejaksaan Negeri Musi Rawas membuka ruang sinergi seluas-luasnya dengan PWI, khususnya dalam pemberitaan penegakan hukum. Menurutnya, tujuan utama kolaborasi tersebut adalah menciptakan kondisi daerah yang kondusif, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
“Pada prinsipnya, kami mengedepankan pembinaan. Namun, bila tidak bisa dibina, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan. Ini bagian dari tugas kami menjaga supremasi hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Musi Rawas, Jhuan Silitonga, menyampaikan bahwa audiensi ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga penguatan sinergi strategis dengan Kajari Musi Rawas yang baru. Ia menilai, relasi PWI dengan Kejari Musi Rawas telah terjalin erat sejak kepemimpinan para Kajari sebelumnya hingga kini.
“Sejak era kepemimpinan sebelumnya sampai sekarang di bawah Ibu Ema, hubungan PWI dan Kejari Musi Rawas selalu harmonis. Kami siap terus bersinergi, berkoordinasi, dan melakukan pengawalan informasi,” kata Jhuan.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai fondasi kerja pers. PWI, lanjutnya, berkomitmen menjaga profesionalisme dan independensi sebagai kontrol sosial, serta memastikan anggotanya tidak terlibat praktik rangkap profesi yang dapat mencederai etika jurnalistik.
“Kami berharap keterbukaan publik tetap terjaga. Soal adanya oknum rangkap profesi, kami pastikan di PWI Musi Rawas tidak terjadi hal tersebut,” tegasnya.
Audiensi ini menegaskan arah baru kolaborasi yang lebih kuat antara Kejaksaan Negeri Musi Rawas dan PWI Musi Rawas—bukan sekadar hubungan kelembagaan, tetapi kemitraan strategis untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan berkeadilan demi kepentingan masyarakat luas.
(Red/An)




















