Ulasanrakyat.Com – Yogyakarta. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Musi Rawas (UNMURA) mengambil langkah strategis. Tak ingin lulusannya hanya kuat di teori namun lemah di kompetensi terukur, FEB UNMURA melakukan benchmarking kurikulum ke Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Senin (26/01/2026).
Sebanyak 62 mahasiswa ikut serta dalam kunjungan akademik ini, didampingi langsung jajaran pimpinan dan dosen FEB UNMURA. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan benchmarking menjadi pesan kuat bahwa transformasi kurikulum bukan hanya agenda administratif kampus, tetapi gerakan bersama membangun kualitas lulusan.
Fokus utama benchmarking adalah penguatan penerapan Outcome Based Education (OBE), sistem kurikulum yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) secara terukur. Artinya, setiap mahasiswa tidak hanya dinilai dari proses belajar, tetapi dari hasil kompetensi nyata yang dikuasai, baik sikap, pengetahuan, keterampilan umum, maupun keterampilan khusus sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi akuntansi.
Dalam forum diskusi dan sharing praktik baik, tim Prodi S1 Akuntansi FEB UNMURA berdialog langsung dengan pengelola Prodi Akuntansi UPN “Veteran” Yogyakarta.
Pembahasan berlangsung detail dan teknis, mulai dari pemetaan CPL ke Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Sub-CPMK, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga metode pembelajaran berbasis mahasiswa (student centered learning).
Tak kalah penting, sistem penilaian dan evaluasi berbasis OBE menjadi perhatian serius. Sistem ini memastikan setiap capaian mahasiswa dapat diukur secara objektif dan terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari penjaminan mutu akademik.
Selain penguatan OBE, strategi implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga dibahas secara komprehensif.
Integrasi MBKM dalam kurikulum akuntansi dipandang sebagai kebutuhan mendesak agar mahasiswa memiliki pengalaman belajar di luar kampus yang relevan dengan dunia industri dan profesi.
Dekan FEB UNMURA, Subianto, SE., M.Si, menegaskan bahwa UPN “Veteran” Yogyakarta dipilih sebagai mitra karena telah berpengalaman menerapkan kurikulum OBE secara sistematis dan berkelanjutan.
“Kegiatan benchmarking ini memberikan wawasan yang sangat bermanfaat dalam menyusun kurikulum OBE yang lebih terstruktur dan aplikatif. Harapannya, lulusan kita memiliki kompetensi akademik dan profesional yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan,” tegasnya.
Kunjungan ini juga menghasilkan penguatan kerja sama konkret. FEB UNMURA dan UPN “Veteran” Yogyakarta menandatangani MoU dan MoA yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rombongan FEB UNMURA disambut resmi oleh jajaran pimpinan UPN “Veteran” Yogyakarta, yakni Dr. Jamzani Sodik, SE., M.Si (Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama), Dra. Anis Siti Hartati, M.Si (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), serta Dr. Sri Hastuti, M.Si., Ak., CA (Wakil Dekan Bidang Akademik).
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Rian Oktavianie, SE., M.Si (Ketua Prodi S1 Akuntansi), Yuli Herawati, SE., M.Ling (Sekretaris Prodi Bisnis Digital), Dina Nellysa, SE., Ak., CA., M.Ak (Dosen Pendamping Akuntansi), Riswanda Imawan Lingga, SE., MM (Dosen Pendamping Bisnis Digital), serta Sulis Wibowo, SP (Tenaga Kependidikan Pendamping).
Melalui benchmarking ini, Prodi S1 Akuntansi FEB UNMURA optimistis mampu melakukan penyempurnaan kurikulum OBE secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan sistem penjaminan mutu menjadi fondasi agar setiap lulusan benar-benar memiliki daya saing.
Dengan arah baru kurikulum berbasis OBE dan integrasi MBKM, FEB UNMURA menargetkan lahirnya lulusan yang unggul, adaptif, profesional, serta siap bersaing di dunia kerja dan profesi akuntansi, baik di tingkat nasional maupun global. Sebuah langkah nyata bahwa transformasi pendidikan tinggi bukan sekadar wacana, melainkan aksi konkret demi masa depan generasi profesional akuntansi.
(Red/An)

















