banner 728x250

DPPKB Musi Rawas Perkuat Garda Terdepan Cegah Stunting, Kader dan Lintas Sektor Muara Beliti Dibekali Strategi Bangga Kencana

Ulasanrakyat.comMusi Rawas.
Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Musi Rawas terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Bangga Kencana dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang menyasar kader lini lapangan, lintas sektor, serta mitra kerja di Kecamatan Muara Beliti.

Kegiatan yang digelar di Balai Penyuluh KB Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Selasa (28/7/2026), menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kompetensi para pelaksana di lapangan agar mampu menjalankan program secara lebih efektif.

Acara tersebut dihadiri Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Musi Rawas yang diwakili oleh Sekretaris DPPKB, Dr. Erwan Susanto, serta diikuti para bidan fasilitas kesehatan (Faskes), Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), dan unsur lintas sektor yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Dr. Erwan Susanto menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat.

Menurutnya, Program Bangga Kencana memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang berkualitas melalui perencanaan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga keluarga yang memiliki balita.

“Melalui peningkatan kapasitas ini, kami berharap seluruh kader dan mitra kerja memiliki pemahaman yang sama sehingga mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum kelahiran, bahkan sejak perencanaan sebuah keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan menurunkan angka stunting sangat bergantung pada kualitas pendampingan yang dilakukan para kader di lapangan. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi hal yang mutlak agar setiap program pemerintah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Dr. Erwan menekankan pentingnya kolaborasi antara penyuluh KB, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh mitra kerja dalam mengawal program percepatan penurunan stunting di Musi Rawas.

Menurutnya, komunikasi yang baik, pendataan yang akurat, serta pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar setiap keluarga berisiko stunting memperoleh pelayanan yang maksimal.

“Kader merupakan ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, mereka harus dibekali kemampuan, wawasan, dan strategi komunikasi yang baik agar pesan-pesan pembangunan keluarga dapat diterima dan diterapkan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan komitmen dan semangat dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi Musi Rawas yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh pada kegiatan ini di wilayah kerja masing-masing. Dengan kerja sama yang solid, target penurunan stunting di Kabupaten Musi Rawas dapat tercapai secara optimal,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, penyampaian materi, serta berbagi pengalaman antar peserta mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam pendampingan keluarga di tingkat desa dan kelurahan. Melalui kegiatan ini, DPPKB Kabupaten Musi Rawas optimistis sinergi lintas sektor akan semakin kuat sehingga Program Bangga Kencana mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Musi Rawas.

(Fe’i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *