Ulasanrakyat.com – Musi Rawas.
DPRD Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat paripurna untuk menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/08/2026).
Rapat berlangsung khidmat di ruang sidang utama DPRD Musi Rawas dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, Wakil Bupati Musi Rawas, Sekda, Forkopimda, kepala OPD hingga para camat. Pidato Presiden disaksikan secara virtual.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintah belum boleh berpuas diri. Setelah 663 hari pemerintahan, masih terdapat pekerjaan besar yang harus diselesaikan, mulai dari kemiskinan, lapangan pekerjaan, korupsi, kebocoran anggaran hingga pertambangan ilegal dan penyelundupan.
Presiden juga memaparkan sejumlah capaian strategis, di antaranya swasembada delapan komoditas pangan, penghentian impor solar sejak 1 Juli 2026 melalui penguatan energi nasional, serta pertumbuhan ekonomi semester pertama 2026 sebesar 5,45 persen.
Di sektor pangan, pemerintah memangkas 145 aturan tata kelola pupuk dan menurunkan harga hingga 20 persen. Prabowo menegaskan kemandirian pangan menjadi fondasi kekuatan bangsa.
Selain itu, pemerintah menutup 290 perusahaan dalam restrukturisasi BUMN dan menargetkan efisiensi biaya hingga sekitar Rp50 triliun.
Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan sekolah, Sekolah Rakyat dan pemeriksaan kesehatan gratis juga disebut sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pidato tersebut turut menegaskan komitmen pemerintah menertibkan pertambangan ilegal, kawasan hutan dan perkebunan agar kekayaan alam tidak hanya dinikmati segelintir pihak.
Bagi DPRD dan Pemkab Musi Rawas, momentum tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk menerjemahkan arah kebijakan nasional ke dalam pembangunan daerah.
Prabowo menutup pidatonya dengan penegasan bahwa tugas pemerintah bukan sekadar mempertahankan Republik, tetapi memastikan negara benar-benar hadir menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
(Red/An)













