banner 728x250

Kalapas Herdianto Perkuat Sinergi, Lapas Narkotika Muara Beliti Gandeng Stakeholder Lewat PKS Tahun 2026

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Komitmen membangun sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tahun 2026 bersama berbagai stakeholder strategis yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, di Aula Lapas, Kamis (30/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Sejumlah instansi mitra yang selama ini berperan aktif dalam mendukung program pembinaan, pelayanan, keamanan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat turut hadir dan menandatangani komitmen kerja sama tersebut.

Penandatanganan PKS ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi fondasi penting dalam membangun koordinasi yang lebih kuat antarinstansi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan berbagai program pembinaan warga binaan, memperkuat sistem keamanan, memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, hingga membuka lebih banyak peluang pemberdayaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Dalam sambutannya, Kalapas Herdianto menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak mungkin dicapai hanya dengan mengandalkan peran internal Lapas. Menurutnya, tantangan pemasyarakatan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan, keterlibatan, dan kolaborasi yang erat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pemasyarakatan bukan hanya tanggung jawab Lapas, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya Perjanjian Kerja Sama ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini semakin kuat dan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat,” ujar Herdianto.

Ia menambahkan, keberadaan stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Dukungan dari berbagai instansi akan mempercepat terwujudnya pembinaan yang komprehensif, mulai dari pembinaan kepribadian, peningkatan keterampilan, pelayanan kesehatan, pembinaan mental dan spiritual, hingga penguatan keamanan di lingkungan Lapas.

Menurut Herdianto, kerja sama yang dibangun juga merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern.

Melalui PKS Tahun 2026 ini, koordinasi antarinstansi diharapkan berjalan lebih cepat, efektif, dan terukur. Setiap program yang dilaksanakan nantinya tidak hanya berorientasi pada pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan, keterampilan, dan karakter yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Momentum penandatanganan kerja sama ini sekaligus menjadi bukti bahwa Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi yang dibangun diyakini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, produktif, serta mampu menghasilkan warga binaan yang siap berkontribusi positif setelah bebas.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti optimistis mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarinstansi, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi pelayanan dan program pembinaan yang berdampak nyata bagi masyarakat luas.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *