Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Komitmen dalam menjamin hak kesehatan warga binaan terus ditunjukkan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Di tengah berbagai tantangan pelayanan pemasyarakatan, pihak lapas kembali menggelar pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus membagikan obat gratis kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (02/06/2026).
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatan para warga binaan agar tetap prima selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. Melalui Klinik Lapas, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, konsultasi kesehatan hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan medis.
Program kesehatan yang dilakukan secara berkala tersebut tidak hanya bertujuan mengobati warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi lebih dini berbagai potensi penyakit yang dapat mengganggu proses pembinaan.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para warga binaan. Mereka tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan secara gratis oleh pihak lapas. Kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis menjadi momen penting bagi warga binaan dalam menyampaikan berbagai keluhan kesehatan yang selama ini dirasakan.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi secara maksimal oleh institusi pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan program pembinaan tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi kesehatan warga binaan yang menjalani proses pembinaan tersebut.
“Kesehatan warga binaan merupakan hak yang harus dipenuhi. Melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan pemberian obat secara gratis, kami berupaya memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga sehingga mereka dapat menjalani pembinaan dengan baik,” ujar Herdianto.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan yang optimal merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang sehat, aman, serta kondusif. Dengan kondisi kesehatan yang baik, warga binaan diharapkan dapat mengikuti seluruh program pembinaan secara maksimal dan produktif.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas.
Edukasi tersebut dinilai penting mengingat lingkungan pemasyarakatan membutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan agar risiko penyebaran penyakit dapat ditekan semaksimal mungkin.
Pelayanan kesehatan yang konsisten juga menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan modern tidak hanya berorientasi pada pembinaan hukum semata, tetapi juga menempatkan aspek kemanusiaan sebagai prioritas utama. Pemenuhan hak kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pembinaan yang berkeadilan dan bermartabat.
Dengan pemeriksaan kesehatan rutin yang terus dilaksanakan, kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau secara optimal. Langkah ini sekaligus menjadi strategi efektif dalam mencegah munculnya gangguan kesehatan yang berpotensi menimbulkan masalah lebih besar di lingkungan lapas.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan. Upaya tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak-hak dasar warga binaan selama menjalani masa pidana.
Melalui layanan kesehatan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, produktif, dan mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya.
(Red/An)













