banner 728x250

Lapas Muara Beliti Dapat Arahan Langsung Kakanwil Ditjenpas Sumsel, Pembinaan Berkualitas Jadi Fokus

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Komitmen meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan kembali ditegaskan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumsel, Yulius Sahruzah, turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Senin (27/07/2026), untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan sesuai standar sekaligus memperkuat pelayanan pemasyarakatan yang profesional.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Di hadapan Kepala Lapas Herdianto beserta seluruh jajaran petugas, Kakanwil memberikan evaluasi sekaligus arahan strategis terkait peningkatan kualitas pembinaan, pengamanan, hingga integritas aparatur pemasyarakatan.

Didampingi Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Effendi, Yulius menegaskan bahwa wajah pemasyarakatan modern tidak lagi hanya bertumpu pada aspek keamanan semata. Lebih dari itu, keberhasilan sebuah lapas diukur dari keberhasilan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang siap kembali diterima masyarakat.

Menurutnya, seluruh program pembinaan harus benar-benar memberikan perubahan nyata terhadap kepribadian, mental, disiplin, hingga kemandirian warga binaan. Karena itu, setiap petugas dituntut bekerja secara profesional, berintegritas, dan mengedepankan pelayanan yang humanis.

“Setiap bentuk pembinaan dan perawatan WBP harus dilaksanakan sesuai SOP, transparan, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas. Petugas harus menjadi teladan dengan menjunjung tinggi integritas,” tegas Yulius Sahruzah.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan harus diwujudkan melalui pelayanan yang akuntabel dan bebas dari penyimpangan. Integritas petugas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Effendi, mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembinaan dan pengamanan. Menurutnya, seluruh aktivitas pembinaan harus dibarengi dengan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Ia meminta seluruh petugas meningkatkan kontrol rutin terhadap lingkungan lapas sebagai langkah preventif agar berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini. Dengan demikian, proses pembinaan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Arahan tersebut mendapat respons positif dari Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran siap menindaklanjuti setiap instruksi Kakanwil dengan memperkuat sinergi antarbidang serta meningkatkan efektivitas seluruh program pembinaan.

Menurut Herdianto, Lapas Muara Beliti terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang produktif melalui pembinaan yang berkelanjutan, pelayanan yang berkualitas, serta pengamanan yang optimal.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung dari pimpinan wilayah untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan sesuai arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Harapannya, Lapas Narkotika Muara Beliti semakin mampu menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, karakter positif, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Dengan penguatan pembinaan, peningkatan integritas petugas, dan pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti diharapkan terus menjadi contoh pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang mengedepankan profesionalisme, keamanan, serta nilai-nilai kemanusiaan.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *