Ulasanrakyat.com – Muara Beliti Komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam mendukung perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan. Momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat sinergi lintas instansi guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menghadiri kegiatan Peringatan HANI 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Musi Rawas. Dalam kegiatan tersebut, Kalapas diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Taufik, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BNNK Musi Rawas itu dihadiri unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi bukti bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Dalam kesempatan itu, Taufik menegaskan bahwa Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah dalam memerangi narkoba, baik melalui penguatan pembinaan warga binaan maupun peningkatan koordinasi dengan BNNK dan instansi terkait.
Menurutnya, sinergi yang dibangun tidak hanya sebatas menghadiri kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan sejak dini, membangun kesadaran masyarakat, serta menciptakan sistem pembinaan yang mampu mengembalikan warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan bebas dari pengaruh narkotika.
Peringatan HANI 2026 juga menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba masih menjadi persoalan serius yang harus dihadapi secara bersama-sama. Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika sekaligus meningkatkan efektivitas program rehabilitasi dan pembinaan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti sendiri selama ini terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian bagi warga binaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemasyarakatan agar warga binaan memiliki bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat serta tidak lagi terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Melalui momentum Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026, seluruh pihak diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam memerangi narkotika. Kesadaran masyarakat, sinergi antarlembaga, serta konsistensi dalam menjalankan Program P4GN diyakini menjadi fondasi penting menuju Indonesia yang bersih dari narkoba.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menegaskan akan terus berada di garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah, memperkuat kerja sama dengan BNNK Musi Rawas, serta menghadirkan pembinaan yang berkualitas demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
(Red/An)













