Ulasanrakyat.Com — Musi Rawas.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat roda pemerintahan. Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud, didampingi Wakil Bupati H. Suprayitno bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Musi Rawas.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Pemkab Musi Rawas pada Selasa (24/02/2026) dan dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Camat Kecamatan Muara Beliti, Supriadi, M.Pd.
Kehadiran para pejabat lintas sektor tersebut menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam memperkuat struktur birokrasi demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
Usai kegiatan, Camat Muara Beliti Supriadi, M.Pd., saat diwawancarai awak media menyampaikan rasa antusias dan apresiasinya terhadap pelantikan tersebut.
Menurutnya, momentum ini merupakan langkah penting dalam menjaga kesinambungan pemerintahan yang profesional dan berorientasi pelayanan publik.
“Kami hadir dalam acara pelantikan ini dengan sangat senang dan gembira, karena ini merupakan acara yang sangat istimewa,” ujar Supriadi.
Ia menilai, pelantikan pejabat tinggi pratama menjadi energi baru bagi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Supriadi berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja nyata.
“Harapan kita tentu pejabat yang dilantik dapat bekerja maksimal, menjaga amanah jabatan, dan memperkuat sinergi antar perangkat daerah,” sambungnya.
Pelantikan delapan pejabat pimpinan tinggi pratama ini dipandang sebagai bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus penguatan manajemen pemerintahan menuju Musi Rawas yang semakin mantap dan berkelanjutan.
Dengan komposisi pejabat yang baru, publik menaruh harapan besar agar percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional dapat semakin terwujud.
(Red/An)













