banner 728x250

Pemerintah Kota Lubuk Linggau Matangkan MTQ XVIII 2026, Insentif Keagamaan Jadi Perhatian Serius

banner 120x600
banner 468x60

Ulasanrakyat.Com – Lubuk Linggau. Pemerintah Kota Lubuk Linggau mulai memanaskan mesin persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau Tahun 2026. Tak sekadar agenda seremonial tahunan, MTQ kali ini diproyeksikan menjadi momentum strategis untuk mengangkat potensi qari dan qariah lokal sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap para pelayan umat.

banner 325x300

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Lubuk Linggau, H Heri Zulianta, memimpin langsung rapat persiapan MTQ XVIII sekaligus pembahasan program pemberian insentif keagamaan bagi guru ngaji, marbot, pengurus jenazah, dan penggali kubur.

Rapat berlangsung di Op Room Moneng Sepati, Lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Kamis (15/01/2026), dan diikuti lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur lembaga keagamaan.

Dalam arahannya, Heri Zulianta menegaskan bahwa MTQ XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau direncanakan digelar pada 3 hingga 10 April 2026, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran berjalan serta agenda pasca-Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

“Untuk lokasi pelaksanaan MTQ tingkat kota, saat ini direncanakan di Masjid Agung As-Salam. Namun, kepastian lokasi masih menunggu arahan langsung dari Wali Kota,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, MTQ tingkat kota nanti akan mempertandingkan delapan cabang lomba dengan total 44 golongan. Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan arahan Wali Kota Lubuk Linggau agar potensi lokal benar-benar dimaksimalkan sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

“Target kita bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga prestasi. MTQ ini harus mampu melahirkan peserta-peserta terbaik yang bisa mengharumkan nama Kota Lubuk Linggau di tingkat provinsi,” tegasnya.

Tak kalah penting, rapat juga membahas teknis pelaksanaan program pemberian insentif keagamaan yang menyasar guru ngaji, marbot masjid, pengurus jenazah, serta penggali kubur. Untuk memastikan program ini tepat sasaran dan bebas dari persoalan administrasi, Pemkot Lubuk Linggau akan membentuk tim verifikasi data penerima bantuan.

Tim tersebut melibatkan Bagian Kesra, Disdukcapil, para camat, BKPRMI, Perkim, serta Dewan Masjid Indonesia. Verifikasi berlapis ini dinilai penting agar bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak dan aktif melayani kebutuhan umat di tingkat bawah.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Lubuk Linggau, H Fahmi Zuhriansyah, menambahkan bahwa rapat tersebut secara spesifik membahas dua agenda besar yang menjadi prioritas pemerintah daerah di tahun 2026.

“Pertama, persiapan MTQ XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau, dan kedua, pelaksanaan program insentif bagi para pelayan keagamaan. Dua hal ini saling berkaitan karena MTQ bukan hanya soal lomba, tetapi juga pembinaan dan penghargaan terhadap para pegiat Al-Qur’an dan pelayanan umat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan surat edaran dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), pendaftaran MTQ tingkat provinsi akan dibuka pada Mei hingga Juni 2026. Oleh karena itu, MTQ tingkat Kota Lubuk Linggau wajib digelar lebih awal agar hasil seleksi benar-benar matang.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal tahun, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berharap MTQ XVIII 2026 tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga menjadi tonggak penguatan nilai-nilai religius, pembinaan generasi Qur’ani, serta wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap para pelayan keagamaan yang selama ini bekerja dalam senyap.

(Red/An)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *