banner 728x250

Pemkab Musi Rawas Perketat Kendali Inflasi Jelang Idul Fitri, Operasi Pasar dan Sidak Jadi Senjata Utama

Ulasanrakyat.Com — Musi Rawas.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bergerak cepat mengantisipasi potensi gejolak ekonomi daerah. Melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mukhlisin, Selasa (03/03/2026), Pemkab tidak hanya fokus menahan laju kenaikan harga, tetapi juga mengevaluasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Rapat yang digelar secara video conference dari Ruang Kerja Sekda Musi Rawas itu diikuti Staf Ahli Bidang Ekonomi, Kepala BPS, serta OPD terkait. Forum ini menjadi ruang konsolidasi penting menghadapi dinamika ekonomi yang mulai menunjukkan tekanan, terutama pada sektor pangan.

Sorotan utama tertuju pada kenaikan harga sejumlah komoditas strategis seperti cabai, daging sapi, dan daging ayam yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami tren peningkatan di berbagai daerah. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal awal yang tidak boleh diabaikan.

Pemerintah pusat dalam arahannya menekankan bahwa daerah harus bergerak cepat dan mengambil langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok. Fluktuasi harga yang dibiarkan berlarut berpotensi menggerus daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

Mukhlisin menegaskan, pengendalian inflasi bukan sekadar rutinitas rapat, tetapi membutuhkan aksi nyata di lapangan. Karena itu, Pemkab Musi Rawas menyiapkan strategi persuasif kepada pedagang dan distributor bahan pokok sebagai langkah awal meredam gejolak harga.

Langkah taktis yang akan digencarkan yakni pelaksanaan Operasi Pasar serta inspeksi mendadak (sidak) pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini akan menyasar pasar tradisional hingga rantai distribusi tingkat pemasok untuk memastikan tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga.

“Pengawasan harus lebih intensif agar pergerakan harga tetap terkendali dan distribusi bahan pokok berjalan lancar,” menjadi penekanan dalam rapat tersebut.

Pemkab Musi Rawas juga menilai periode menjelang Idul Fitri sebagai fase rawan inflasi. Permintaan yang meningkat tajam kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan spekulasi harga. Karena itu, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat dalam beberapa pekan ke depan.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi program strategis nasional. Pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan dukungan, baik dari sisi data, lahan, maupun sinkronisasi kebijakan.

Tak kalah penting, sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal turut menjadi agenda pembahasan. Program ini dipandang krusial untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mendorong daya saing produk lokal Musi Rawas.

Dengan strategi berlapis, menjaga inflasi, mendukung perumahan rakyat, dan memperkuat jaminan halal Pemkab Musi Rawas menunjukkan komitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

Ke depan, efektivitas langkah ini akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan di lapangan serta soliditas koordinasi antarinstansi. Masyarakat pun diharapkan ikut berperan aktif dengan tetap berbelanja secara bijak dan tidak terpancing isu kenaikan harga.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *