Ulasanrakyat.com – Muara Beliti. Keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi potensi gangguan. Berangkat dari prinsip tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus memperkuat sistem pengamanan melalui langkah preventif dengan melakukan kontrol rutin ke seluruh blok hunian warga binaan, Jumat (24/07/2026).
Kontrol yang dipimpin langsung oleh Kasubsi Keamanan ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna mengantisipasi munculnya berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengawasan di lingkungan lapas dilakukan secara aktif, terukur, dan berkelanjutan.
Sejak memasuki area blok hunian, Kasubsi Keamanan bersama petugas menyisir setiap sudut blok untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif. Pemeriksaan dilakukan terhadap fasilitas hunian, kebersihan lingkungan, serta kepatuhan warga binaan dalam menjalankan tata tertib yang berlaku.
Namun, pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kasubsi Keamanan berdialog langsung dengan warga binaan untuk mendengarkan berbagai informasi yang berkembang di dalam blok hunian sekaligus memberikan motivasi dan imbauan agar seluruh warga binaan bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh penghuni lapas.
Menurut Kasubsi Keamanan, kehadiran petugas secara langsung di tengah warga binaan memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang baik sekaligus menjadi langkah efektif untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dengan kehadiran petugas di blok hunian, diharapkan tercipta komunikasi yang baik dengan warga binaan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kontrol blok hunian merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan memastikan situasi tetap aman, tetapi juga sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan sistem pengamanan di dalam lapas. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, setiap potensi persoalan dapat segera diidentifikasi sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Upaya ini juga menjadi implementasi nyata dari Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju, khususnya pada aspek deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta pemberantasan peredaran gelap narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menyadari bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan sangat bergantung pada terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, penguatan pengamanan terus dilakukan melalui peningkatan disiplin petugas, pengawasan yang konsisten, serta komunikasi yang harmonis antara petugas dan warga binaan.
Melalui kontrol blok hunian yang dilakukan secara berkala, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, berintegritas, serta bebas dari berbagai bentuk pelanggaran, termasuk peredaran gelap narkoba dan gangguan keamanan lainnya.
Dengan deteksi dini yang semakin diperkuat, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti optimistis mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang mendukung keberhasilan program pembinaan menuju warga binaan yang lebih baik.
(Red/An)













