banner 728x250

Wartelsuspas Jadi Jembatan Kerinduan, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Tetap Dekat dengan Keluarga.

Ulasanrakyat.com – Muara Beliti.
Di balik tembok pembinaan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, ada kerinduan yang tetap terjaga. Kerinduan seorang anak kepada orang tua, suami kepada istri, hingga ayah kepada buah hati mereka. Kerinduan itulah yang dijembatani melalui layanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) yang terus dioptimalkan oleh Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti.

Pada Selasa, 9 Juni 2026, layanan Wartelsuspas kembali dimanfaatkan oleh warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan prima yang diberikan pihak lapas guna memastikan hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.

Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat warga binaan bergantian menggunakan layanan komunikasi tersebut. Bagi sebagian warga binaan, percakapan singkat dengan keluarga menjadi obat rindu sekaligus penyemangat untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik.

Pelaksanaan layanan dilakukan di area khusus yang telah disediakan oleh pihak lapas dengan pengawasan petugas. Sistem yang diterapkan memastikan seluruh komunikasi berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menegaskan bahwa Wartelsuspas bukan sekadar fasilitas komunikasi, melainkan bagian penting dari proses pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan.

Menurutnya, hubungan keluarga yang tetap terjaga memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan program pembinaan. Dukungan moral dari keluarga mampu meningkatkan motivasi warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Hubungan yang baik antara warga binaan dan keluarga merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan. Melalui Wartelsuspas, kami memastikan hak komunikasi warga binaan tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak lapas terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan. Seluruh petugas yang terlibat dalam layanan Wartelsuspas memastikan proses berjalan lancar sehingga warga binaan dapat berkomunikasi dengan nyaman tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Keberadaan Wartelsuspas juga menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan modern tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Keluarga dipandang sebagai elemen penting yang dapat membantu membentuk perilaku positif warga binaan selama menjalani proses pembinaan.

Melalui komunikasi yang rutin, warga binaan tetap dapat mengetahui perkembangan keluarga mereka, memberikan perhatian kepada orang-orang terdekat, sekaligus memperoleh dukungan emosional yang sangat dibutuhkan selama berada di dalam lapas.

Dukungan tersebut terbukti menjadi salah satu faktor yang mampu menumbuhkan optimisme dan semangat perubahan. Ketika ikatan keluarga tetap terpelihara, peluang keberhasilan reintegrasi sosial setelah masa pidana berakhir juga semakin besar.

Komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam memberikan pelayanan prima melalui Wartelsuspas menunjukkan bahwa pembinaan yang efektif tidak hanya dibangun melalui program-program keterampilan dan pembinaan kepribadian, tetapi juga melalui upaya menjaga hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga mereka.

Dengan terus mengedepankan pelayanan yang humanis, transparan, dan profesional, Lapas Narkotika Muara Beliti berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan warga binaan untuk kembali menjadi pribadi yang produktif dan diterima di tengah masyarakat.

(Red/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *